Asap terlihat setelah serangan terhadap fasilitas energi Arab Saudi di tengah meningkatnya eskalasi konflik dengan kelompok Houthi.
JAKARTA – Ketegangan di Timur Tengah kembali mengguncang pasar energi dunia. Serangan kelompok Houthi terhadap wilayah dan infrastruktur energi Arab Saudi membuat harga minyak mentah global melonjak pada Senin (14/9/2026).
Reuters melaporkan harga minyak naik lebih dari 2 persen setelah serangan baru Houthi terhadap Arab Saudi dan serangkaian gangguan terhadap jalur energi di kawasan Teluk.
Situasi tersebut meningkatkan kekhawatiran terhadap pasokan minyak dunia, terutama karena kawasan tersebut menjadi salah satu jalur strategis perdagangan energi global.
Arab Saudi juga melakukan pembicaraan dengan Komandan Komando Pusat Amerika Serikat, Admiral Brad Cooper, menyusul meningkatnya serangan Houthi terhadap kota-kota dan fasilitas energi Saudi.
Dampaknya tidak hanya dirasakan negara-negara di kawasan Timur Tengah. Kenaikan harga minyak berpotensi memberikan tekanan terhadap inflasi dan biaya energi di berbagai negara.
Reuters juga melaporkan indeks dolar AS menguat karena investor mencari aset yang dianggap lebih aman di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan kenaikan harga minyak.
Sumber : Reuters/AP
| Editor | : | Tim |
| Kategori | : | Internasional |



01
02
03
04
05
