Sabtu, 12 September 2026

Breaking News

  • Karhutla di Siak, Dansat Brimob Polda Riau Turun Langsung Padamkan Api   ●   
  • Catat, Ini Perkiraan Libur Hari Besar Islam Tahun 2027   ●   
  • BRK Syariah Salurkan 11.000 Rumah Subsidi di Riau dan Kepri   ●   
  • 25 Tahun Tragedi 9/11, Amerika Serikat Kembali Mengenang Hampir 3.000 Korban   ●   
  • Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Masih Berlanjut, Tim SAR Perluas Wilayah Operasi   ●   
25 Tahun Tragedi 9/11, Amerika Serikat Kembali Mengenang Hampir 3.000 Korban
Jumat 11 September 2026, 22:53 WIB
Petugas pemadam kebakaran mengenang para korban di 9/11 Memorial, New York, dalam peringatan 25 tahun tragedi serangan 11 September 2001, Jumat (11/9/2026). Upacara tahun ini turut mengenang korban yang meninggal akibat penyakit terkait paparan debu pascaserangan.

 

NEW YORK — Amerika Serikat pada Jumat (11/9/2026) memperingati 25 tahun tragedi serangan 11 September 2001, salah satu peristiwa paling menentukan dalam sejarah modern Amerika dan hubungan internasional.
 
Upacara peringatan digelar di Ground Zero, New York, Pentagon di Virginia dan lokasi jatuhnya pesawat Flight 93 di Shanksville, Pennsylvania.
 
Di New York, keluarga korban membacakan nama-nama 2.977 orang yang tewas dalam serangan 11 September 2001, ditambah enam korban dari serangan World Trade Center pada 1993.
 
Peringatan tahun ke-25 ini juga memiliki momen khusus. Untuk pertama kalinya, ditambahkan hening sejenak ketujuh untuk mengenang ribuan orang yang kemudian meninggal akibat penyakit yang berkaitan dengan paparan debu dan racun setelah serangan tersebut.
 
Di Pentagon, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghadiri upacara peringatan bersama Ibu Negara Melania Trump. Sementara itu, Wakil Presiden JD Vance menghadiri upacara di Ground Zero bersama keluarga korban dan sejumlah mantan presiden Amerika Serikat.
 
Dampak 9/11 Masih Terasa
 
Seperempat abad setelah tragedi tersebut, dampak 9/11 masih terasa dalam politik luar negeri, keamanan, kehidupan sosial dan kebijakan Amerika Serikat.
 
Serangan tersebut menjadi salah satu pemicu utama perubahan besar dalam kebijakan keamanan AS dan kemudian diikuti perang di Afghanistan serta Irak.
 
Reuters juga mencatat bahwa dampak kesehatan tragedi tersebut masih berlanjut. Departemen Pemadam Kebakaran Kota New York kehilangan 343 anggotanya pada 11 September 2001, sementara lebih dari 600 petugas pemadam kebakaran lainnya kemudian meninggal karena penyakit yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
 
Peringatan 25 tahun ini sekaligus menjadi momentum bagi masyarakat Amerika untuk mengenang para korban, menghormati petugas penyelamat serta mengingat kembali dampak jangka panjang tragedi tersebut.
 
 

 




Editor : Tim
Kategori : Internasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Sabtu 12 September 2026
Catat, Ini Perkiraan Libur Hari Besar Islam Tahun 2027

Rabu 09 September 2026
Musyran VI Pramuka Bukit Batu, Edi Sakura Dorong Kepemimpinan yang Solid dan Bersinergi

Rabu 09 September 2026
Mulai Kehilangan Semangat? Ini Sejumlah Cara Sederhana Mengatasi Burnout

Senin 07 September 2026
Ikan atau Kucing, Apa yang Pertama Kamu Lihat? Begini Gambaran Sifatnya

Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top