Infografis :Kondisi Kualitas Udara di Pekanbaru Kamis, 10 September 2026 pukul 20.00 WIB
PEKANBARU — Kualitas udara di Kota Pekanbaru kembali memburuk pada Kamis (10/9/2026) malam. Berdasarkan grafik riwayat pemantauan PM2.5 BMKG, konsentrasi partikulat halus di udara Pekanbaru mencapai 142 µg/m³ pada pukul 20.00 WIB.
Angka tersebut masuk dalam kategori Tidak Sehat, berdasarkan klasifikasi kualitas udara PM2.5 yang ditampilkan BMKG.
Kondisi ini menunjukkan adanya peningkatan konsentrasi partikulat yang cukup signifikan sejak sore hingga malam hari. Pada pukul 16.00 WIB, konsentrasi PM2.5 masih berada di sekitar 55 µg/m³, sebelum meningkat menjadi sekitar 68 µg/m³ pada pukul 17.00 WIB dan 74 µg/m³ pada pukul 18.00 WIB.
Kenaikan semakin tajam pada malam hari. Pada pukul 19.00 WIB, konsentrasi PM2.5 tercatat sekitar 135 µg/m³, kemudian kembali meningkat menjadi 142 µg/m³ pada pukul 20.00 WIB.
Dengan demikian, dalam kurun waktu sekitar empat jam, konsentrasi PM2.5 Pekanbaru meningkat hampir tiga kali lipat dibandingkan posisi pukul 16.00 WIB.
Sempat Turun pada Siang Hari
Grafik BMKG menunjukkan kualitas udara Pekanbaru mengalami fluktuasi sepanjang Kamis.
Pada dini hari, konsentrasi PM2.5 bahkan sempat mencapai sekitar 164 µg/m³ pada pukul 00.00 WIB, yang masuk kategori Sangat Tidak Sehat.
Setelah itu, konsentrasi partikulat secara bertahap menurun. Pada pukul 03.00 WIB, PM2.5 berada di sekitar 40 µg/m³ dan kemudian beberapa kali bergerak pada kisaran kategori Sedang.
Namun, kondisi kembali memburuk mulai siang hingga sore. Pada pukul 13.00 WIB, konsentrasi PM2.5 tercatat sekitar 56 µg/m³, kemudian meningkat menjadi sekitar 69 µg/m³ pada pukul 14.00 WIB dan 60 µg/m³ pada pukul 15.00 WIB.
Memasuki malam, kenaikan menjadi jauh lebih signifikan hingga mencapai 142 µg/m³ pada pukul 20.00 WIB.
Warga Perlu Waspada
Kondisi kualitas udara dengan PM2.5 pada level tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.
Masyarakat juga disarankan mengurangi aktivitas fisik di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk. Jika harus keluar rumah, penggunaan masker yang sesuai dapat menjadi salah satu langkah perlindungan terhadap paparan partikulat.
Kondisi udara juga perlu dipantau secara berkala karena konsentrasi PM2.5 dapat berubah mengikuti kondisi meteorologi, arah dan kecepatan angin serta sumber partikulat di wilayah sekitar.
PM2.5 Pekanbaru Malam Ini
Berdasarkan grafik BMKG dalam tangkapan layar yang dipantau pada Kamis (10/9/2026), perkembangan PM2.5 Pekanbaru terlihat sebagai berikut:
- 00.00 WIB: sekitar 164 µg/m³ — Sangat Tidak Sehat
- 01.00 WIB: sekitar 78 µg/m³ — Tidak Sehat
- 02.00 WIB: sekitar 60 µg/m³ — Tidak Sehat
- 03.00 WIB: sekitar 40 µg/m³ — Sedang
- 04.00 WIB: sekitar 35 µg/m³ — Sedang
- 05.00 WIB: sekitar 37 µg/m³ — Sedang
- 06.00 WIB: sekitar 52 µg/m³ — Sedang
- 07.00 WIB: sekitar 57 µg/m³ — Tidak Sehat
- 08.00 WIB: sekitar 52 µg/m³ — Sedang
- 09.00 WIB: sekitar 41 µg/m³ — Sedang
- 10.00 WIB: sekitar 38 µg/m³ — Sedang
- 11.00 WIB: sekitar 54 µg/m³ — Sedang
- 12.00 WIB: sekitar 45 µg/m³ — Sedang
- 13.00 WIB: sekitar 56 µg/m³ — Tidak Sehat
- 14.00 WIB: sekitar 69 µg/m³ — Tidak Sehat
- 15.00 WIB: sekitar 60 µg/m³ — Tidak Sehat
- 16.00 WIB: sekitar 55 µg/m³ — Sedang
- 17.00 WIB: sekitar 68 µg/m³ — Tidak Sehat
- 18.00 WIB: sekitar 74 µg/m³ — Tidak Sehat
- 19.00 WIB: sekitar 135 µg/m³ — Tidak Sehat
- 20.00 WIB: 142 µg/m³ — Tidak Sehat
Data terbaru pukul 20.00 WIB menjadi perhatian karena menunjukkan konsentrasi PM2.5 terus meningkat sejak sore dan mencapai level 142 µg/m³.(*)
| Editor | : | Tim |
| Kategori | : | Pekanbaru |



01
02
03
04
05
