Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
  • Hari Pelanggan Nasional 2026, BRK Syariah Sudirman Apresiasi Nasabah   ●   
  • Empat Tahun Jadi Bank Syariah, BRK Syariah Hadapi Tantangan Perluasan Bisnis   ●   
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza
Jumat 04 September 2026, 06:06 WIB
Ilustrasi: dengan taktik licik hingga kekuatan militer, Israel berupaya mengusir warga Gaza.

JAKARTA - Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mengungkapkan bahwa pemerintah Israel masih berupaya mendapatkan dukungan Amerika Serikat (AS) terhadap rencana relokasi warga Palestina dari Jalur Gaza.

Pernyataan tersebut disampaikan Katz dalam konferensi berita yang digelar Ynet dan Yedioth Ahronoth. Dikutip dari The Guardian, Kamis (3/9/2026), Katz menyebut pemerintah Israel telah menyiapkan sejumlah langkah terkait pemindahan warga Palestina dari Gaza.

Menurut Katz, pemerintah Israel menilai penyelesaian persoalan di Gaza berkaitan dengan kemungkinan migrasi warga Palestina. Ia juga mengatakan rencana tersebut mencakup opsi pemindahan melalui jalur laut dan udara.

"Setiap negara yang bersedia menerima mereka menginginkan dukungan Amerika. Trump belum membatalkannya saat ini. Dia telah membekukannya," ujar Katz.

Katz merujuk pada gagasan Presiden AS Donald Trump yang pernah disampaikan pada awal 2025 mengenai pengambilalihan Gaza oleh AS dan pemindahan warga Palestina. Gagasan tersebut menuai kecaman internasional karena dinilai berpotensi menyebabkan pemindahan paksa penduduk Palestina.

Hingga laporan tersebut diterbitkan, Gedung Putih belum memberikan tanggapan mengenai apakah Trump kembali mempertimbangkan usulan tersebut.

Israel Sebut Dukungan AS Penting

Katz menilai dukungan Washington diperlukan untuk meyakinkan negara-negara lain agar bersedia menerima warga Palestina dari Gaza. Ia secara khusus menyebut Mesir yang sebelumnya menolak rencana pemindahan warga Palestina dan melakukan pendekatan kepada pemerintah AS terkait persoalan tersebut.

"Rencana itu belum dibatalkan. Hal itu dibahas sepanjang waktu, termasuk sekarang, dan saya pikir pada akhirnya tidak ada solusi lain yang demi kepentingan semua orang," katanya.

Rencana pemindahan warga Palestina dari Gaza telah menjadi salah satu isu yang mendapat perhatian luas dalam konflik Israel-Palestina. Sejumlah organisasi internasional dan kelompok hak asasi manusia sebelumnya memperingatkan mengenai konsekuensi kemanusiaan dari pemindahan penduduk secara paksa.

Netanyahu Tolak Penarikan Pasukan Israel

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan mengunjungi pos militer di dekat apa yang disebut sebagai garis kuning di Jalur Gaza pada Rabu.

Dalam kesempatan tersebut, Netanyahu menegaskan pasukan Israel akan tetap berada di garis tersebut hingga Hamas dilucuti. Ia juga menolak gagasan penarikan pasukan secara bertahap sebagai bagian dari upaya menuju gencatan senjata.

"Kami mengendalikan wilayah tersebut dan tetap berada di garis ini. Kami melakukan segalanya untuk mencapai tujuan kami, melucuti senjata Hamas dan mendemiliterisasi Gaza. Gaza tidak akan lagi menjadi ancaman bagi Israel," kata Netanyahu.

Perkembangan tersebut berlangsung di tengah upaya diplomatik untuk mencapai penyelesaian konflik dan gencatan senjata di Jalur Gaza.

Sementara itu, Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir juga menjadi sorotan setelah menyampaikan pernyataan mengenai kondisi penjara bagi tahanan Palestina. Ia mengaku bertanggung jawab atas kebijakan terkait kondisi fasilitas penahanan tersebut.

"Kondisi baik di penjara sudah berakhir. Ini adalah situasi saat ini, dan saya bertanggung jawab langsung atas semuanya. Saya senang dengan kondisi ini," ujar Ben-Gvir. (cnbcindonesia)




Editor : Tim
Kategori : Internasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top