Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
  • Hari Pelanggan Nasional 2026, BRK Syariah Sudirman Apresiasi Nasabah   ●   
  • Empat Tahun Jadi Bank Syariah, BRK Syariah Hadapi Tantangan Perluasan Bisnis   ●   
Perlakuan Israel terhadap Aktivis Global Sumud Flotilla Picu Kemarahan Internasional
Kamis 21 Mei 2026, 06:12 WIB
Foto: Menteri Israel Itamar Ben-Gvir mengunggah video perlakuan terhadap aktivis Flotilla yang ditahan di Israel. (X/@itamarbengvir)

JAKARTA – Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir menuai kecaman internasional setelah mengunggah video yang memperlihatkan para aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan di Israel.

Dalam video tersebut, para aktivis terlihat berlutut dengan dahi menempel di lantai dan tangan terikat. Unggahan itu disertai tulisan “Selamat datang di Israel”, sementara lagu kebangsaan Israel terdengar diputar di lokasi.

Dilansir Al Jazeera, Rabu (20/5/2026), sejumlah aktivis tampak memegang paspor mereka saat menjalani penahanan.

Video tersebut memicu reaksi keras dari berbagai negara yang menilai perlakuan terhadap para aktivis melanggar martabat manusia.

Beberapa negara seperti Italia, Prancis, Belanda, dan Kanada dilaporkan memanggil duta besar Israel untuk menyampaikan protes resmi.

Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni menyebut tayangan tersebut tidak dapat diterima dan bertentangan dengan nilai kemanusiaan.

“Gambar-gambar Menteri Israel Ben Gvir tidak dapat diterima. Tidak dapat diterima bahwa para pengunjuk rasa ini, termasuk banyak warga negara Italia, diperlakukan dengan cara yang melanggar martabat manusia mereka,” ujar Meloni dalam pernyataannya di platform X.

Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noel Barrot juga mengecam tindakan tersebut dan mendesak pembebasan warga negara Prancis yang ditahan.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Kanada, Anita Anand menyatakan pemerintah Kanada memandang serius insiden tersebut.

“Ini adalah masalah perlakuan manusiawi terhadap warga sipil, dan kami bertindak dengan sangat mendesak,” katanya kepada wartawan.

Reaksi serupa datang dari Belanda. Menteri Luar Negeri Belanda, Tom Berendsen menilai perlakuan terhadap para aktivis melanggar martabat manusia.

Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung menyebut salah satu warga negaranya turut berada di antara aktivis yang ditahan Israel.

Ia mempertanyakan dasar hukum tindakan Israel terhadap kapal misi kemanusiaan tersebut.

“Apa dasar hukumnya? Apakah itu perairan teritorial Israel? Jika terjadi konflik, dapatkah mereka menyita dan menahan kapal negara ketiga?” kata Lee.

Kementerian Luar Negeri Portugal juga mengecam tindakan yang disebut sebagai perilaku yang tidak dapat ditoleransi.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Spanyol, Jose Manuel Albares menyebut perlakuan terhadap para aktivis “mengerikan”.

Menteri Luar Negeri Irlandia, Helen McEntee mengaku terkejut dengan rekaman tersebut dan mendesak pembebasan segera para aktivis.

Dilaporkan, sebanyak 430 aktivis Global Sumud Flotilla ditangkap tentara Israel saat menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza dan kini menjalani penahanan di Israel.(dtc)




Editor : Tim
Kategori : Internasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top