Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
  • Hari Pelanggan Nasional 2026, BRK Syariah Sudirman Apresiasi Nasabah   ●   
  • Empat Tahun Jadi Bank Syariah, BRK Syariah Hadapi Tantangan Perluasan Bisnis   ●   
Serangan Israel di Lebanon Tewaskan 5 Orang, Termasuk Jurnalis Saat Meliput
Jumat 24 April 2026, 06:08 WIB
ilustrasi.

LEBANON – Serangan militer yang dilakukan Israel Defense Forces di wilayah Lebanon dilaporkan masih berlanjut meski kedua pihak telah menyepakati gencatan senjata.

Mengutip laporan The Guardian, Kamis (23/4/2026), sedikitnya lima orang dilaporkan tewas akibat serangan yang terjadi pada Rabu (22/4). Salah satu korban merupakan jurnalis bernama Amal Khalil.

Insiden tersebut terjadi di dekat wilayah al-Tayri, saat korban tengah melakukan peliputan bersama fotografer Zeinab Faraj. Rudal dilaporkan menghantam kendaraan di depan mereka.

Keduanya sempat berupaya menyelamatkan diri dengan berlindung ke sebuah rumah di sekitar lokasi. Namun, bangunan tersebut kembali menjadi sasaran serangan.

Menurut keterangan Kementerian Kesehatan Lebanon, tim penyelamat berhasil mengevakuasi Zeinab Faraj dalam kondisi mengalami luka di bagian kepala. Sementara itu, Amal Khalil ditemukan meninggal dunia di bawah reruntuhan bangunan.

Pihak kementerian juga menyebut proses evakuasi sempat terhambat. Disebutkan, saat petugas berusaha mengevakuasi korban, terjadi penembakan granat suara dan amunisi ke arah ambulans yang berada di lokasi.

Secara keseluruhan, lima orang dilaporkan meninggal dunia dalam serangan tersebut, meskipun status gencatan senjata masih berlaku.

Perdana Menteri Lebanon, Nawaf Salam, mengecam keras insiden tersebut. Ia menyebut penargetan terhadap jurnalis serta penghambatan bantuan kemanusiaan sebagai tindakan yang dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang.

“Lebanon tidak akan menyia-nyiakan upaya apa pun untuk membawa kasus ini ke lembaga internasional terkait,” ujarnya dalam pernyataan resmi.

Di sisi lain, militer Israel menyatakan telah menerima laporan mengenai adanya dua jurnalis yang terluka akibat serangan tersebut. Namun, mereka membantah telah menghalangi tim penyelamat dalam menjalankan tugas evakuasi.(dtc)




Editor : Tim
Kategori : Internasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top