Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
  • Hari Pelanggan Nasional 2026, BRK Syariah Sudirman Apresiasi Nasabah   ●   
  • Empat Tahun Jadi Bank Syariah, BRK Syariah Hadapi Tantangan Perluasan Bisnis   ●   
Hasil Visum Keluar
Polisi Ungkap Penyebab Kematian ASN di DPRD Riau, Ada Kekerasan Benda Tumpul
Senin 12 September 2022, 15:18 WIB
Polisi terima hasil visum penyebab kematian ASN Pemprov Riau

PEKANBARU - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru membeberkan hasil autopsi jenazah wanita yang ditemukan tak bernyawa di dalam sebuah mobil di parkiran basemen gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau.

Jenazah wanita itu diketahui, bernama FY, yang merupakan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Andrie Setiawan mengungkapkan, berdasarkan hasil autopsi yang dilakukan oleh tim dokter di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, Fitri meninggal dunia karena lemas akibat adanya kekerasan benda tumpul di bagian leher.

Atau bisa diartikan bahwa korban meninggal akibat adanya tekanan di bagian leher yang mengakibatkan korban tidak bisa bernapas.
 
"Penyebab kematian adalah adanya kekerasan (benda) tumpul di leher yang menekan jalan nafas yang ditandai adanya asfiksia (mati lemas)," ungkapnya, Senin (12/9/2022).

Andrie mengungkapkan, pihaknya saat ini belum bisa menyimpulkan penyebab pasti kematian korban. Apakah karena dibunuh oleh seseorang atau sengaja mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

Akan tetapi, penyidik Polresta Pekanbaru saat ini juga terus melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab kematian korban itu. Sejumlah saksi juga telah diperiksa untuk dimintai keterangannya.

"Belum dapat disimpulkan, masih pendalaman saksi-saksi dan alat bukti yang ditemukan. Masih analisis 6 titik cctv. Hari ini akan ditambah 1 cctv untuk dilakukan pendalaman," terangnya. (hrc)




Editor : Tim
Kategori : Hukrim
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top