Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
  • Hari Pelanggan Nasional 2026, BRK Syariah Sudirman Apresiasi Nasabah   ●   
  • Empat Tahun Jadi Bank Syariah, BRK Syariah Hadapi Tantangan Perluasan Bisnis   ●   
Polda Riau Siap Perkuat Pengamanan Produksi PTPN V
Kamis 26 Agustus 2021, 15:30 WIB
Kepala Kepolisian Daerah Riau, Inspektur Jenderal Agung Setya Imam Effendi menyatakan siap mendukung dan memperkuat pengamanan perkebunan sawit milik negara

Pekanbaru - Kepala Kepolisian Daerah Riau, Inspektur Jenderal Agung Setya Imam Effendi menyatakan siap mendukung dan memperkuat pengamanan perkebunan sawit milik negara, PT Perkebunan Nusantara V dari aksi pencurian produksi, menyusul meroketnya harga komoditas tersebut dalam beberapa waktu terakhir.

"Titik mana yang memerlukan kehadiran polisi, (disaat) buah lagi bagus, namun rawan pencurian, nanti kita bantu. Silahkan koordinasi dengan kami," katanya.

Jenderal Bintang Dua tersebut menyampaikan hal itu disela-sela kunjungan kerjanya di Kantor Pusat anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara tersebut, Jalan Rambutan, Kota Pekanbaru, Kamis (26/8/2021). Chief Executive Officer PTPN V, Jatmiko Santosa, menyambut langsung kehadiran orang nomor satu Korps Bhayangkara di Bumi Lancang Kuning itu.

Turut hadir Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Pol Teddy Ristiawan serta Senior Executive Vice President (SEVP) Business Support PTPN V, Rurianto, dan SEVP Operation PTPN V, Ospin Sembiring.

Agung mengatakan bahwa langkah itu merupakan bentuk dukungan Kepolisian untuk membantu PTPN V yang kini mencapai titik produktivitas tandan buah segar (TBS) sawit tertinggi sepanjang sejarah perusahaan berdiri.

Terlebih lagi, tingginya angka produktivitas tersebut dibarengi dengan meroketnya harga sawit dalam beberapa waktu terakhir, yang menjadikan komoditas palma itu menjadi salah satu penyangga utama ekonomi Indonesia di tengah badai pandemi yang masih melanda seluruh negeri.

"Jadi artinya ini kan sudah dibangun PTPN V. Kami ingin berkontribusi dengan ekosistemnya. Pencurian sawit harus diatasi dan pelakunya mendapat efek jera," kata Agung.

"Kami juga mengingatkan kepada setiap Polsek, utamanya pelaku tipiring yang sering berlindung dengan Peraturan Mahkamah Agung yang membatasi nilai tertentu, maka ada undang-undang perkebunan yang dapat digunakan," lanjutnya lagi.

Dalam kesempatan itu, Agung turut mengapresiasi strategi PTPN V yang berhasil memecahkan rekor laba tertinggi sepanjang sejarah sepanjang 2020 lalu dengan pendapatan bersih sebesar Rp417 miliar. Laba yang diraih PTPN V itu sendiri berpotensi kembali terlampaui pada tahun ini mengingat laba bersih unaudit sepanjang semester pertama 2021 saja ini telah mencapai Rp492 miliar.

Menurut Agung, efesiensi dan strategi yang tepat membuat PTPN V menjadi perusahaan yang kuat hingga mampu terus mencatatkan kinerja gemilang. Dia turut menyinggung akan proyeksi Indonesia yang akan memasuki bonus demografi pertama pada 2024 mendatang. Menurut dia, kesempatan tersebut harus dapat dimaksimalkan sebaik mungkin demi meningkatkan kesejahteraan dan memajukan ekonomi bangsa.

"Bagi saya kemajuan diperoleh dari ekonomi dulu. Membawa ekonomi maju itu sejatinya tergantung seberapa kuat finansial kita. Indonesia akan memasuki bonus demografi pertama di 2024. Untuk itu, kita perlu intervensi di jalur masing-masing. Ini sawit lagi bagus hingga perlu sentuhan dan persamaan perspektif," paparnya.

Dalam kunjungan kerjanya tersebut, Agung juga turut meninjau Control Room PTPN V. Sebuah ruangan yang berisi dengan tampilan data produksi perusahaan hingga pengiriman crude palm oil (CPO) atau minyak mentah sawit dari pabrik ke pelabuhan. Agung mengagumi pendekatan teknologi yang dilakukan perusahaan plat merah tersebut.

Sementara itu, CEO PTPN V, Jatmiko Santosa, mengapresiasi dukungan Polda Riau untuk anak usaha holding perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) itu. Ia mengakui bahwa pencurian masih menjadi salah satu masalah yang kerap dihadapi perusahaan.

Untuk itu, kini PTPN V juga tengah mengembangkan dashboard khusus memantau aksi pencurian sawit. Aplikasi itu sendiri, kata Jatmiko, juga terinspirasi dari Dashboard Lancang Kuning yang dikembangkan Polda Riau.

Lebih jauh, Jatmiko juga menyatakan bahwa PTPN V memiliki visi untuk meningkatkan ekonomi para petani swadaya, sesuai instruksi Presiden Jokowi. "Kami menyampaikan terima atas dukungan penuh Bapak Kapolda Riau. Semoga sinergitas yang telah terjalin selama ini semakin baik dan menjadi bagian dari solusi akan sejumlah tantangan yang selama ini kita hadapi," ujar Jatmiko yang juga Ketua GAPKI Riau tersebut. (rilis)




Editor : Tim
Kategori : Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top