Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • 19 Calon Pengurus BRKS Lolos UKK, Wawancara Akhir Digelar Besok   ●   
  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
  • Hari Pelanggan Nasional 2026, BRK Syariah Sudirman Apresiasi Nasabah   ●   
Ketersedian Hewan Kurban Bagus Daya Beli Masyarakat Menurun
Selasa 13 Juli 2021, 19:37 WIB

Situsnews.com,Jakarta-Para peternak menurunkan jumlah stok hewan kurban yang akan
dijual pada perayaan Hari Raya Idul Adha tahun 2021. Hal ini, sebagai langkah antisipasi
menyikapi dampak pandemi COVID-19 yang dirasa menurunkan daya beli masyarakat.

Para peternak mengurangi hewan kurban yang memiliki ukuran besar seperti sapi
limosin, brahman, dan hewan kurban jenis lain. Jadi, saat ini jenis hewan yang dijual
untuk kurban adalah hewan kurban yang memenuhi kriteria gemuk dan masuk usia
dewasa.

"Peternak sudah memprediksi penjualan hewan kurban pada tahun ini akan turun.
Apalagi, perayaan Idul Adha pada tahun ini masih dalam kondisi melonjaknya kasus
positif COVID-19," kata Ketua Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia
(PPSKI) Nanang Purus Subendro dalam dalam Diskusi Forum Merdeka Barat 9 (FMB
9) yang digelar secara virtual bertajuk "Ketersediaan Hewan Kurban Jelang Iduladha”,
Senin (12/7/2021)

Selain itu pasokan hewan kurban hanya diambil dari daerah-daerah yang memiliki
ukuran yang masuk dalam kriteria gemuk yakni berasal dari daerah Jawa Timur (Jatim),
Lampung, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Madura.
Hewan kurban yang berasal dari daerah-daerah tersebut pun rupanya mendapat
respon positif bagi masyarakat.

Kisaran harga hewan kurban jenis sapi atau kerbau yang diminati masyarakat adalah
yang seharga kisaran antara Rp23 juta. Sedangkan, jenis kambing yang menjadi pilihan
masyarakat yang sedang diminati masyarakat kecenderungan pasarnya tidak berubah.
"Yang dibawah Rp23 juta tetapi syaratnya harus gemuk dan sudah memiliki gigi
permanen minimal dua buah,"tuturnya.

Nanang berharap, pemerintah dapat membantu para peternak dalam meningkatkan
penjualan hewan kurban pada saat menjelang perayaan Idul Adha tahun ini. Dengan
cara memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait ketersediaan hewan kurban
yang dimiliki oleh peternak lokal lebih baik dibandingkan dengan hewan dari luar.
Dengan begitu, kesadaran masyarakat akan meningkat secara masif di saat menjelang
perayaan hari raya Iduladha. Sehingga, berdampak langsung terhadap penjualan para
peternak dalam beberapa waktu ke depan.

"Sosialisasikan sehingga detik-detik terakhir ini ada perbaikan. Sehinggat membuat
masyarakat semakin bersemangat melakukan ibadah kurban," pungkasnya. (dpriyatna)

 

 




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top