Rabu, 4 Februari 2026

Breaking News

  • Bukan Sekadar Mental, Stres Keuangan Berdampak Serius pada Jantung   ●   
  • PGN Fokus Midstream, Jargas dan DME Jadi Andalan Ketahanan Energi   ●   
  • Jalur Lembah Anai Rawan Longsor, Pemerintah Rancang Tol Sicincin-Bukittinggi   ●   
  • ICMI Pekanbaru dan DT Peduli Sepakati Kerja Sama Penguatan SDM Umat   ●   
  • PHR Perkuat Inovasi Migas, Sumbang 26 Persen Produksi Minyak Nasional   ●   
Bisnis Perumahan Syariah Di Tengah Pandemi Corona Tetap Diminati
Sabtu 27 Maret 2021, 14:04 WIB

Situsnews - Bogor

Di tengah pandemi corona yang lebih dari satu tahun melanda Indonesia dan Dunia, tidak menyurutkan masyarakat untuk memiliki rumah. Padahal akibat pandemi, tingkat pendapatan masyarakat mengalami penurunan dan pengangguran bertambah. Namun begitu, minat masyarakat untuk memiliki rumah, terutama rumah sederhana dan rumah sangat sederhana sangat tinggi, dengan harga cash dan kredit yang terjangkau sehingga peluang tersebut dimanfaatkan oleh para pengembang, baik KPR melalui perbankan atau non KPR seperti perumahan syariah.

Perumahan berbasis syariah kini menjadi alternatif pilihan masyarakat untuk memiliki rumah, karena selain harga yang ditawarkan terjangkau, juga keuntungan lainnya seperti tanpa bank, tanpa riba, tanpa sita, tanpa denda, tanpa BI Cheking. Pondok Radja Syariah, salah satu pengembang syariah yang telah membangun proyek perumahan syariah di wilayah Jabodetabek dan wilayah lainnya sejak 10 tahun lalu, meyakini bisnis syariah di bidang property memiliki peluang dan proapek menjanjikan.

Direktur Utama Pondok Radja Syariah, Anton Fauzi menjelaskan, saat ini pihaknya tengah memasarkan 38 unit perumahan dan kapling tahap pertama di daerah Leuwiliang kabupaten bogor, dengan harga yang relatif murah. Untuk kapling misalnya 60 meter persegi, dijual dengan harga 72 juta dan jika diangsur 180 bulan, cicilannya terjangkau yakni 615 ribu rupiah per bulan. Sedangkan untuk rumah, dihargai sekitar 200 jutaan.

Dari 38 unit rumah dan kapling, dalam satu bulan terakhir, sudah terjual 21unit atau kapling. Selain membangun kawasan perumahan islami dengan konsep Villa Amazze dengan panorama gunung salak di daerah Leuwiliang, Pondok Radja Syariah membangun rumah, ruko, kapling di daerah lainnya seperti cilodong, depok, kota bogor dan daerah lainnya yang juga berdasarkan syariah.

Dari testimoni sejumlah konsumen, mereka optimis rumah atau kapling dimilikinya akan bernilai positif dan investasi yang menguntungkan seiring perkembangan pembangunan dan ekonomi. Terlebih lagi, Leuwiliang direncanakan akan menjadi pusat pemerintahan kabupaten pemekaran Bogor Barat. Ditambah lagi, rencana pembangunan jalan tol Antasari jakarta - Depok - Bojong Gede hingga Dramaga Bogor dan berlanjut hingga pintu tol Leuwiliang.

(As)




Editor :
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada situsnews.com, silakan kontak ke email: redaksi situsnews.com
Berita Pilihan
Selasa 03 Februari 2026
Bukan Sekadar Mental, Stres Keuangan Berdampak Serius pada Jantung

Jumat 30 Januari 2026
PGN Fokus Midstream, Jargas dan DME Jadi Andalan Ketahanan Energi

Rabu 28 Januari 2026
ICMI Pekanbaru dan DT Peduli Sepakati Kerja Sama Penguatan SDM Umat

Senin 26 Januari 2026
Jaecoo Hadirkan Dealer 3S Berstandar Global di Pekanbaru

Jumat 23 Januari 2026
Penertiban PKL Rohil Dinilai Tebang Pilih: Kedai Kopi Besar, Makan Badan Jalan Malah Dibiarkan

Jumat 16 Januari 2026
Kemah Budaya Wartawan HPN 2026 Digelar di Baduy, PWI Tekankan Penghormatan Adat

Selasa 13 Januari 2026
Rahasia Awet Muda Tanpa Skincare Mahal, Ini Kebiasaan Sehari-hari yang Jarang Disadari

Rabu 07 Januari 2026
Rekomendasi Paket Internet Telkomsel Murah untuk Sebulan, Mulai Rp30 Ribuan

Senin 29 Desember 2025
Upah Minimum Riau 2026 Ditetapkan, Ini Daftar UMK Kabupaten/Kota

Sabtu 27 Desember 2025
Tren Carnivore Diet Makin Populer, Pakar Ungkap Risiko di Balik Klaim Manfaat

Copyrights © 2025 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top