Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
  • Hari Pelanggan Nasional 2026, BRK Syariah Sudirman Apresiasi Nasabah   ●   
  • Empat Tahun Jadi Bank Syariah, BRK Syariah Hadapi Tantangan Perluasan Bisnis   ●   
Calon Presiden Nomor 01 Berharap Agar Masyarakat Bogor Tidak Kena Hasutan Berita Bohong
Jumat 12 April 2019, 12:10 WIB

Sentul-Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)  dihadapan massa kampanye yang digelar Relawan Pengusaha Nasional (REPNAS) berharap agar masyarakat Bogor tidak  terkena hasutan dan fitnah yang menyebabkan turunnya perolehan suara dan menyebabkan kekalahan Paslon Nomor 01 di Bogor, Jawa Barat.

Di hadapan massa yang jumlahnya ribuan dari 435 desa di Bogor, Jawa Barat, Jokowi berharap agar dapat memenangkang suara bagi paslon 01, Jokowi dan Ma'ruf Amin. Karenanya ia mengingatkan agar masyarakat Bogor, Jawa Barat tidak terkena hasutan dan fitnah.

"Selama 4,5 tahun saya diam saja difitnah dijelek-jelekan. Saya dicap PKI. Bagaimana mungkin saya PKI. Saya lahir tahun 1961. Saat itu umur saya 4 tahun. Sedang PKI tahun 1966 dan 1965, masa umur 4 tahun jadi PKI? Logikanya dimana?" ucap Jokowi saat memberikan orasinya dihadapan massa yang jumlahnya ribuan itu Jumat (12/4/2019), Sirkuit Sentul, Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Selain itu, Jokowi juga menjanjikan akan memberikan tiga kartu kemudahan bagi seluruh masyarakat Indonesia jika dirinya kembali terpilih menjadi Presiden di tahun 2019 -2024. Kartu Indonesia Pelajar (KIP) untuk kuliah dan Kartu Prapekerja. KIP Kuliah, kartu sembako murah yang tahun ini, anggarannya diajuka. Namun, baru dapat direalisasikan tahun 2020.

"Dengan kartu KIP, bagi lulusan SMA, SMK yang ingin ke perguruan tinggi  diberikan beasiswa, baik dalam negeri dan luar negeri. Sehingga Indonesia  menghasilkan sarjana dan bisa bersaing dengan tenaga kerja luar. Kemudian  Kartu pra kerja, lulusan SMA, pekerja yang di PHK, atau lulusan perguruan tinggi diberikan pelatihan. Sehingga  mereka bisa bekerja di kantor-kantor, swasta, dunia industri. Selama menjalani pemdidikan akan diberi insentif," urai Jokowi.




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top