Rabu, 21 Oktober 2026

Breaking News

  • Saat Hidup Penuh Ketidakpastian, Ingatlah Allah Selalu Dekat   ●   
  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
150 Tentara Garda Nasional Positif Corona Usai Jaga Pelantikan Biden
Sabtu 23 Januari 2021, 17:34 WIB

Situsnews - Amerika

Puluhan ribu tentara Garda Nasional AS dikerahkan menjaga Gedung Capitol AS dan mengamankan pelantikan Joe Biden pada 20 Januari lalu (dok, AP Photo)
Washington DC - Lebih dari 150 tentara Garda Nasional Amerika Serikat (AS) yang dikerahkan ke Washington DC untuk mengamankan pelantikan Presiden Joe Biden, dinyatakan positif virus Corona (COVID-19).

Seperti dilansir Reuters, Sabtu (23/1/2021), otoritas AS mengerahkan langkah keamanan yang lebih ketat dari biasanya saat pelantikan Biden digelar pada Rabu (20/1) lalu. Pengamanan diperketat usai kerusuhan di Gedung Capitol yang didalangi pendukung mantan Presiden Donald Trump pada 6 Januari lalu.

Lebih dari 25 ribu tentara Garda Nasional, yang berasal dari 50 negara bagian AS, dikerahkan ke Washington DC untuk mengamankan pelantikan Biden.

Dituturkan seorang pejabat AS yang enggan disebut namanya bahwa jumlah tentara Garda Nasional yang dinyatakan positif Corona mencapai 150-200 personel. Pejabat AS ini menyebut jumlah itu bisa bertambah, namun masih tergolong bagian kecil dari total personel yang dikerahkan ke Washington DC.

Secara terpisah, pihak Garda Nasional AS menyatakan tidak akan membahas kasus Corona yang terdeteksi di antara personelnya. Namun menegaskan bahwa para tentara Garda Nasional AS telah mematuhi panduan yang diberikan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) untuk mencegah penularan Corona. Panduan yang dimaksud termasuk pemeriksaan suhu tubuh mulai saat para personel berangkat dari wilayah masing-masing dan saat tiba di Washington DC, kemudian juga pemeriksaan melalui kuesioner.

(Detiknews/As)




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top