Rabu, 4 Februari 2026

Breaking News

  • Bukan Sekadar Mental, Stres Keuangan Berdampak Serius pada Jantung   ●   
  • PGN Fokus Midstream, Jargas dan DME Jadi Andalan Ketahanan Energi   ●   
  • Jalur Lembah Anai Rawan Longsor, Pemerintah Rancang Tol Sicincin-Bukittinggi   ●   
  • ICMI Pekanbaru dan DT Peduli Sepakati Kerja Sama Penguatan SDM Umat   ●   
  • PHR Perkuat Inovasi Migas, Sumbang 26 Persen Produksi Minyak Nasional   ●   
4 Investigasi Terkini KNKT Soal Kecelakaan Sriwijaya Air SJ182
Senin 11 Januari 2021, 13:59 WIB

Situsnews - Jakarta

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mulai menginvestigasi insiden jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 di perairan Kepulauan Seribu. Sejauh in sudah ada 4 langkah investigasi yang dilakukan KNKT.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya meminta KNKT melakukan penyelidikan terhadap jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182. Jokowi juga memerintahkan pencarian yang maksimal untuk korban kecelakaan pesawat rute Jakarta-Pontianak itu.

"Dan saya juga telah menyampaikan kepada KNKT untuk melakukan kajian penyelidikan terhadap musibah ini," kata Jokowi dalam siaran YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (10/1).

Jokowi mengatakan pemerintah akan melakukan upaya terbaik dalam proses evakuasi. Jokowi juga mengajak masyarakat untuk berdoa atas musibah jatuhnya Sriwijaya Air SJ182 itu.

"Kita lakukan upaya yang terbaik untuk menemukan dan menyelamatkan korban dan kita doakan bersama, kita berdoa secara bersama-sama agar para korban bisa ditemukan," jelasnya.

Berikut 4 langkah investigasi yang dilakukan KNKT:

Pertama, KNKT kumpulkan rekaman-transkrip percakapan pilot SJ182. Kedua, KNKT mengirimkan sejumlah tim untuk mengusut penyebab jatuhnya Sriwijaya Air SJ182 di perairan Kepulauan Seribu. Dua tim sudah dikirim untuk mengumpulkan data percakapan pilot.

"Tim juga sudah mengirim dua orang untuk melakukan pengumpulan data di perum LPPNPI atau AirNav Indonesia dan sudah mengumpulkan rekaman berikut transkrip pembicaraan antara pilot dengan pengatur lalu lintas udara," ujar Ketua Sub Komite IK penerbangan KNKT Capt Nurcahyo Utomo, dalam keterangannya, Minggu (10/1/2021).

Selain itu KNKT juga menerjunkan tim ke koordinat jatuhnya pesawat Sriwijaya Air. Tiga investigator dikerahkan sejak pagi.

"Pagi tadi berangkat dari Tanjung Priok menggunakan kapal Baruna Jaya 4, dan tadi sore pindah ke KRI Rigel, bergabung bersama tim untuk melakukan proses pencarian. belum ada perkembangan mengenai hasil, tapi kegiatannya masih terus berlangsung sampai saat ini,".

NKT sudah mendapatkan data mentah dan radar pergerakan pesawat Sriwijaya Air SJ182.

"Tim juga sudah mendapatkan data mentah dari data radar pergerakan pesawat yang ini nanti akan kita kaji lebih lanjut. Berikutnya tim juga sudah melakukan wawancara dengan petugas lalu lintas udara yang kemarin bertugas mengendalikan penerbangan yang mengalami kecelakaan," Nurcahyo Utomo.

KNKT ungkap sejumlah komponen Sriwijaya Air sudah diidentifikasi. KNKT menerima sejumlah komponen pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu. Komponen pesawat yang sudah bisa diidentifikasi mulai dari ekor pesawat hingga peluncur darurat.

"Kemudian tim KNKT juga ada yang di JICT hari ini sudah menerima dari Basarnas beberapa komponen, dan ada beberapa yang sudah diidentifikasi yaitu berupa beberapa instrumen pesawat ada GPWS, dan radio altimeter kemudian juga alat peluncur darurat ini akan kita identifikasi dari pintu sebelah mana karena di pesawat itu ada 4," ujar Nurcahyo.

"Kemudian bagian pesawat yang sudah bisa diidentifikasi, umumnya dari bagian ekor sebelah bawah. Tetapi kita belum bisa menentukan apakah itu sebelah kiri sebelah kanan," sambung Nurcahyo.

KNKT ungkap tawaran bantuan dari Singapura-AS terkait Sriwijaya Air. KNKT mengaku kalau pihaknya mendapat tawaran kerja sama investigasi dari otoritas Singapura dan Amerika dalam penyelidikan.

"Kemudian KNKT juga sudah menerima tawaran dari transportation safety investigation Bureau (TSIB) Singapore yang mana mereka akan membantu melakukan pencarian black box," ucap Nurcahyo Utomo.

"KNKT juga sudah melakukan koordinasi dengan otoritas Amerika yaitu NTSB dan sudah ditunjuk Michael Holfs yang akan menjadi accreditate representatif di investigasi kecelakaan pesawat ini," lanjut Nurcahyo.

(Detik.com/As)




Editor :
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada situsnews.com, silakan kontak ke email: redaksi situsnews.com
Berita Pilihan
Selasa 03 Februari 2026
Bukan Sekadar Mental, Stres Keuangan Berdampak Serius pada Jantung

Jumat 30 Januari 2026
PGN Fokus Midstream, Jargas dan DME Jadi Andalan Ketahanan Energi

Rabu 28 Januari 2026
ICMI Pekanbaru dan DT Peduli Sepakati Kerja Sama Penguatan SDM Umat

Senin 26 Januari 2026
Jaecoo Hadirkan Dealer 3S Berstandar Global di Pekanbaru

Jumat 23 Januari 2026
Penertiban PKL Rohil Dinilai Tebang Pilih: Kedai Kopi Besar, Makan Badan Jalan Malah Dibiarkan

Jumat 16 Januari 2026
Kemah Budaya Wartawan HPN 2026 Digelar di Baduy, PWI Tekankan Penghormatan Adat

Selasa 13 Januari 2026
Rahasia Awet Muda Tanpa Skincare Mahal, Ini Kebiasaan Sehari-hari yang Jarang Disadari

Rabu 07 Januari 2026
Rekomendasi Paket Internet Telkomsel Murah untuk Sebulan, Mulai Rp30 Ribuan

Senin 29 Desember 2025
Upah Minimum Riau 2026 Ditetapkan, Ini Daftar UMK Kabupaten/Kota

Sabtu 27 Desember 2025
Tren Carnivore Diet Makin Populer, Pakar Ungkap Risiko di Balik Klaim Manfaat

Copyrights © 2025 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top