Rabu, 4 Februari 2026

Breaking News

  • Bukan Sekadar Mental, Stres Keuangan Berdampak Serius pada Jantung   ●   
  • PGN Fokus Midstream, Jargas dan DME Jadi Andalan Ketahanan Energi   ●   
  • Jalur Lembah Anai Rawan Longsor, Pemerintah Rancang Tol Sicincin-Bukittinggi   ●   
  • ICMI Pekanbaru dan DT Peduli Sepakati Kerja Sama Penguatan SDM Umat   ●   
  • PHR Perkuat Inovasi Migas, Sumbang 26 Persen Produksi Minyak Nasional   ●   
BPOM Pastikan Izin Darurat Vaksin Sinovac Bisa Keluar Sebelum 13 Januari
Jumat 08 Januari 2021, 22:34 WIB

Situsnews - Jakarta 

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito memastikan izin penggunaan darurat atau emergency use of authorization bisa keluar sebelum tanggal 13 Januari 2021. Vaksinasi COVID-19 rencananya akan dimulai pada tanggal tersebut dan Presiden Joko Widodo menjadi orang pertama yang divaksin.

Menurut Penny, rencana tersebut sebelumnya sudah dikomunikasikan dengan BPOM. Sejauh ini, evaluasi atau pemantauan vaksin Sinovac sudah melalui beberapa tahap atau rolling submission. Hal tersebut berkaitan dengan keamanan produksi, efikasi yang sejauh ini dilaporkan, hingga imunogenisitas atau terbentuknya antibodi pasca menerima vaksin Sinovac.

"Dengan adanya rolling submission dengan BPOM, yang bertahap, kan ditemukan keamanan sudah baik, efikasi yang bertahap dilaporkan juga dipantau, sudah kami dapatkan datanya," sebut Penny melalui konferensi pers di kanal YouTube Jumat (8/1/2021).

"Imunogenisitas, netralisasi, itu sudah memberikan keyakinan pada kami sehingga EUA bisa diberikan tanggal 13 Januari 2021," tegasnya.

Penny juga menyebut data interim dari uji vaksin Sinovac sudah diberikan hari ini. BPOM sudah sampai pada tahap akhir pemantauan atau evaluasi vaksin Sinovac, sehingga EUA diharapkan bisa keluar secepatnya.

Hasil akhir uji vaksin Corona Sinovac di Brasil dan Turki juga disebutnya akan menjadi perhitungan BPOM dalam pengeluaran izin EUA vaksin Sinovac. Seperti diketahui, hasil efektivitas vaksin Sinovac di Brasil mencapai 78 persen, sementara di Turki lebih dari 90 persen.

Saat ditanyai soal kemungkinan EUA tak bisa keluar sebelum tanggal 13 Januari, BPOM kembali menegaskan keyakinan EUA keluar sebelum jadwal vaksinasi COVID-19.

"Masih bisa dipastikan akan keluar sebelum tanggal 13 Januari," pungkasnya.

(Detikcom/AS)




Editor :
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada situsnews.com, silakan kontak ke email: redaksi situsnews.com
Berita Pilihan
Selasa 03 Februari 2026
Bukan Sekadar Mental, Stres Keuangan Berdampak Serius pada Jantung

Jumat 30 Januari 2026
PGN Fokus Midstream, Jargas dan DME Jadi Andalan Ketahanan Energi

Rabu 28 Januari 2026
ICMI Pekanbaru dan DT Peduli Sepakati Kerja Sama Penguatan SDM Umat

Senin 26 Januari 2026
Jaecoo Hadirkan Dealer 3S Berstandar Global di Pekanbaru

Jumat 23 Januari 2026
Penertiban PKL Rohil Dinilai Tebang Pilih: Kedai Kopi Besar, Makan Badan Jalan Malah Dibiarkan

Jumat 16 Januari 2026
Kemah Budaya Wartawan HPN 2026 Digelar di Baduy, PWI Tekankan Penghormatan Adat

Selasa 13 Januari 2026
Rahasia Awet Muda Tanpa Skincare Mahal, Ini Kebiasaan Sehari-hari yang Jarang Disadari

Rabu 07 Januari 2026
Rekomendasi Paket Internet Telkomsel Murah untuk Sebulan, Mulai Rp30 Ribuan

Senin 29 Desember 2025
Upah Minimum Riau 2026 Ditetapkan, Ini Daftar UMK Kabupaten/Kota

Sabtu 27 Desember 2025
Tren Carnivore Diet Makin Populer, Pakar Ungkap Risiko di Balik Klaim Manfaat

Copyrights © 2025 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top