Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • 19 Calon Pengurus BRKS Lolos UKK, Wawancara Akhir Digelar Besok   ●   
  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
  • Hari Pelanggan Nasional 2026, BRK Syariah Sudirman Apresiasi Nasabah   ●   
Mentan Syahrul Tinjau Lokasi Usaha Packing House Lembang
Sabtu 26 Desember 2020, 15:37 WIB

Situsnews - Bandung 

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo meninjau kawasan lokasi usaha packing house Lembang di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Di sana, mentan memantau proses budidaya berbagai tanaman pangan hingga proses packaging hasil produksi untuk pemasaran dalam negeri dan pemenuhan pasar ekspor.

Mentan mengatakan, packing house tersebut memiliki prospek yang sangat besar karena dikelola oleh banyak tangan anak muda dengan memanfaatkan sentuhan teknologi mesin serta menggunakan sistem digitalisasi sebagai sarana pemasaran modern.

"Ini prospek yang sangat bagus karena sudah masuk pada pendekatan ekosistim pertanian yang tertata, mereka melakukan koorporasi diantara mereka sendiri. Katakanlah bididayanya itu dengan bibit yang terkoleksi bagus, kemudian membuat bedengan dan semua sistem pertanamannya dilakukan dengan sangat baik," katanya.

Karena itu, kata Mentan, pihaknya akan terus mendorong peluang yang sama di berbagai daerah lain. Ia berharap, peluang tersebut bisa diciptakan melalui kolaborasi pemerintah dengan para petani muda di kawasan Lembang.

"Misalnya menjadi mentor packing house dengan pola menetap dari satu daerah ke daerah lain. Saya kira kalau ini diikuti oleh semua pemuda pemuda yang ada akan ada banyak hal yang bisa dilakukan. Tentu Kementerian Pertanian akan selalu mendorong anak muda yang seperti itu dan saya ingin pemuda lembang mau menjadi mentornya," ujar Mentan.

Menurut Mentan, pertanian packing house Lembang sejauh ini mampu melakukan 6 kali tanam dalam semusim. Artinya ada 6 kali panen yang seluruh hasil produksinya dijual dalam berbagai bentuk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Saya bangga karena proses olahnya sudah menggunakan pendekatan packaging yang sangat bagus dan sesuai dengan keinginan masyarakat," tutupnya.

(Deptan/As)




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top