Rabu, 4 Februari 2026

Breaking News

  • Bukan Sekadar Mental, Stres Keuangan Berdampak Serius pada Jantung   ●   
  • PGN Fokus Midstream, Jargas dan DME Jadi Andalan Ketahanan Energi   ●   
  • Jalur Lembah Anai Rawan Longsor, Pemerintah Rancang Tol Sicincin-Bukittinggi   ●   
  • ICMI Pekanbaru dan DT Peduli Sepakati Kerja Sama Penguatan SDM Umat   ●   
  • PHR Perkuat Inovasi Migas, Sumbang 26 Persen Produksi Minyak Nasional   ●   
Seminar FPK Riau, Gubri Serukan Kelola Kemajemukan, Kapolda Minta Raih Kemajuan dengan Kebudayaan
Selasa 01 Desember 2020, 20:53 WIB
Seminar FPK Provinsi Riau Selasa (1/12/2020) di Hotel Aryaduta Pekanbaru dihadiri sekitar 160 peserta dari 51 Paguyuban se Riau dan Forum RT/RW se Kota Pekanbaru.

PEKANBARU-Gubernur Riau Drs Syamsuar, M.Si dan Kapolda Brigjen Pol Agung Setya Imam Effendi, SH, S.Ik, M.Si memberikan materi pada seminar yang ditaja Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Riau. Pada Seminar yang diikuti sekitar 160 orang peserta dari 51 Paguyuban se Provinsi Riau dan Forum RT RW Pekanbaru ini, Gubri menyerukan mengelola kemajemukan. Sementara Kapolda lebih menekankan upaya meraih kemajuan dengan Kebudayaan.

Seminar yang bertemakan Budaya Sebagai Kunci Kejayaan Bangsa ini dilaksanakan di Grand Ballroom Hotel Aryaduta Pekanbaru, Selasa (01/12/2020). Tampil sebagai Moderator akademisi ternama Dr Santoso, SS.M.Si dengan menampilkan tiga pembicara. Masing-masing Gubernur Riau Drs H Syamsuar, M.Si yang diwakili Kepala Kesbangpol Drs Kaharudin, M.Pd, Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, SH,S.Ik, M.Si dan budayawan Syaukani Alkarim.

Kapolda Riau dalam paparannya menjelaskan dibanding negara-negara maju, kita masih mengalami berbagai ketertinggalan. Untuk mengejar ketertinggalan, bisa dilakukan melalui operasional konsep kebudayaan ysmg dipahami dalam pikiran kita.

"Konsep kebudayaan diubah atau dibuat menjadi menjadi formulasi yang makin tajam, kuat dan mengkhusus, mewujudkan kebudayaan Melayu yang mampu meraih kejayaan. Untuk itu sudah saatnya kita menetapkan capaian Riau bermarwah, Provinsi Riau yang memiliki martabat, kehormatan, kemuliaan dan pangkat yang tinggi," katanya.

Irjen Pol Agung juga menyentil upaya mejaga kebudayaan Melayu. Menurutnya kita harus mempu menjadikan manusia dan kebudayaan Melayu bersatu dalam sistem pengetahuan yang ada dalam setiap kepala manusia untuk mengorganisasi dunianya, guna membangun kelakuannya sendiri dan memahami kelakuan orang lain serta adaptif.

"Menjaga kebudayaan dengan menetapkan identitas kebudayaan masing-masing, mejalankan tradisi dan kegiatanya, menjadi bagian dari masyarakat kebudayaan yang aktif dan aktualisasi kebudayaan Melayu," imbuhnya.


Sebelumnya, Gubernur Riau (Gubri) Drs H Syamsuar diwakili Kepala Badan Kesbangbangpol Drs.Kaharudin, M.Pd secara resmi membuka seminar. Gubri Syamsuar dalam sambutan yang dibacakan Kepala Badan Kesbangpol Kaharudin mengatakan, upaya yang perlu dilakukan saat ini adalah bagaimana memadukan kemajemukan menjadi silaturahmi yang harmonis.

"Bagaimana kita bisa mengelola kemajemukan yang ada dan meningkatkan komunikasi. Keberagaman etnis jangan menjadi bibit pertengkaran,  tapi untuk perkokoh persatuan," seru Gubri dalam amanatnya pada seminar yang dilaksanakan di Hotel Aryaduta,  Pekanbaru,  Selasa (1/13/2020).

Sementara itu,  penasehat FPK Riau  Datuk Seri Al Azhar Al azhar dalam sambutannya mengatakan,  kejayaan Riau ini akan terwujud jika semua elemen masyarakat kukuh bersatu. "Jika sebanyak 51 paguyuban ini satu tekad kukuh menjaga persatuan, maka cita cita kejayaan Riau tak mustahil dapat kura raih," ujar Datuk Seri Al Azhar.

Ketua FPK Provinsi Riau Ir.AZ Fachri Yasin, M.Agr mengatakan seminar yang dilaksanakan di Hotel Aryaduta Pekanbaru ini merupakan rangkaian seminar yang dilaksanakan FPK Riau awal Desember 2020 ini. Dikatakan dalam rangka terus merawat pembauran kebangsaan, akhir tahun ini FPK akan melaksanakan tiga seminar. Acara dilaksanakan 1, 5 dan 7 Desember 2020 di sejumlah hotel di Kota Pekanbaru.


Ketua Panitia pelaksana Dr Hinsatopa Simatupang, MM usai acara acara mengakui puas dengan pelaksanaan seminar. Dia mengucapkan terima kasih pada semua Panitia yang telah bertungkus lumus hingga berjalan suksesnya acara.Di antaranya, Peng Suyoto, Dr. Wahyu Tinabunan, Drs. Eva Firman AZ,MH,M.Kom,  Drs H Yana Patriana dan Fari Suradji "Terima kasih juga disampaikan kepada kawan-kawan dan semua pihak yang membantu hingga terselanggranya acara ini dengan baik," katanya. (rls/sp)




Editor : Desi Hurianti
Kategori : Ekonomi
Untuk saran dan pemberian informasi kepada situsnews.com, silakan kontak ke email: redaksi situsnews.com
Berita Pilihan
Selasa 03 Februari 2026
Bukan Sekadar Mental, Stres Keuangan Berdampak Serius pada Jantung

Jumat 30 Januari 2026
PGN Fokus Midstream, Jargas dan DME Jadi Andalan Ketahanan Energi

Rabu 28 Januari 2026
ICMI Pekanbaru dan DT Peduli Sepakati Kerja Sama Penguatan SDM Umat

Senin 26 Januari 2026
Jaecoo Hadirkan Dealer 3S Berstandar Global di Pekanbaru

Jumat 23 Januari 2026
Penertiban PKL Rohil Dinilai Tebang Pilih: Kedai Kopi Besar, Makan Badan Jalan Malah Dibiarkan

Jumat 16 Januari 2026
Kemah Budaya Wartawan HPN 2026 Digelar di Baduy, PWI Tekankan Penghormatan Adat

Selasa 13 Januari 2026
Rahasia Awet Muda Tanpa Skincare Mahal, Ini Kebiasaan Sehari-hari yang Jarang Disadari

Rabu 07 Januari 2026
Rekomendasi Paket Internet Telkomsel Murah untuk Sebulan, Mulai Rp30 Ribuan

Senin 29 Desember 2025
Upah Minimum Riau 2026 Ditetapkan, Ini Daftar UMK Kabupaten/Kota

Sabtu 27 Desember 2025
Tren Carnivore Diet Makin Populer, Pakar Ungkap Risiko di Balik Klaim Manfaat

Copyrights © 2025 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top