Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
  • Hari Pelanggan Nasional 2026, BRK Syariah Sudirman Apresiasi Nasabah   ●   
  • Empat Tahun Jadi Bank Syariah, BRK Syariah Hadapi Tantangan Perluasan Bisnis   ●   
Turki Kembangkan Drone Senjata Mematikan
Senin 12 Oktober 2020, 12:03 WIB

Situsnews.com--Turki sedang mengembangkan berbagai jenis drone bersenjata yang mematikan. Drone Turki mulai dari yang besar, terbang tinggi, sarat bom, hingga drone terbang rendah yang sangat kecil yang dapat membentuk kawanan mematikan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Turki telah mengembangkan industri drone lokal yang mengesankan dari awal. Pesawat tanpa awak Bayraktar TB2 dan Anka-S buatan Turki telah membuktikan diri dalam pertempuran dalam operasi di Suriah, Irak, dan Libya.

Dilansir Forbes belum lama ini, Ankara kini sedang membangun berbagai drone yang lebih besar dan lebih kecil yang akan memenuhi banyak peran berbeda untuk militer Turki.

Pada September, drone Aksungur Turki yang dibuat oleh Turkish Aerospace Industries (TAI), menyelesaikan uji terbang selama 28 jam. Menurut TAI, turboprop ini membawa 12 peluru kendali MAM-L (Smart Micro Munition) buatan Turki di bawah sayapnya. Muatan drone ini jauh lebih besar daripada yang dapat dibawa oleh Bayraktar TB2 atau Anka-S.

Rudal MAM-L memiliki berat 22 kilogram dan dapat mencapai target hingga jarak 14 kilometer. Rudal ini juga dapat dilengkapi dengan berbagai jenis hulu ledak dari bahan peledak tinggi hingga hulu ledak khusus untuk menembus pelindung tank.

Aksungur dilaporkan menjadi pesawat tak berawak pertama yang menjatuhkan bom serba guna Mark 82 yang dipasang pada kit panduan Teber buatan Turki, yang mengubah bom konvensional menjadi bom 'pintar' yang dipandu dengan presisi.

Akinci diharapkan menjadi kendaraan udara utama Turki untuk intelijen pengawasan target akuisisi (ISTAR) dan tugas-tugas komunikasi kontrol perintah (C3) dalam dekade berikutnya. Produsen senjata Roketsan Turki sedang membangun rudal permukaan-ke-permukaan baru, TRGL-230. Drone seperti Akinci akan menjadi target TRGL-230.

Repoter : Lili

Editor    : Dpriyatna




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top