Program Jaga Kampung Polda Riau, Tuai Hasil Panen Raya Jagung Berkualitas
Sabtu 25 Juli 2020, 07:35 WIB
Kapolda Riau saat panen jagungPELALAWAN - Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setia Imam Effendy SH SIK MSI bersama Gubernur Riau H Syamsuar, Wakil Bupati Pelalawan dan unsur Forkopimda melakukan panen raya dilahan seluas 13 hektar yang merupakan lahan ketahanan pangan yang digagas Polda Riau sebagai bagian dari program Jaga Kampung (Kampung Tangguh, red) di Kelurahan Kerinci Barat, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan - Riau, pada Jumat (24/7/2020) sore.
Dalam sambutannya Kapolda mengatakan disini, ada sekitar 13 hektar lahan yang difungsikan oleh petani untuk menanam jagung, terong, gambas dan lainnya. Bahkan juga beternak ikan. Panen raya ini tentunya mendongkrak perekonomian para petani setempat, ditengah terjangan Pandemi Covid-19. Sebelumnya, tepatnya medio Mei 2020, Polda Riau menggerakkan kelompok tani untuk memberdayakan lahan yang ada, dengan menanam berbagai tanaman kebutuhan, memberikan bibit dan pelatihan serta menjalin kerjasama dengan pembeli hasil panen termasuk dari Persatuan Pedagang Jagung Bakar Pekanbaru.
"74 hari lalu kita mulai, dan hari ini saya kembali lagi ke sini untuk melakukan panen raya dari program jaga kampung (Kampung Tangguh, red) yang sudah berjalan di sini. Kita ingin, ini tidak berhenti sampai di sini," ungkap Irjen Agung.
Jenderal bintang dua tersebut memastikan, program jaga kampung sudah bergerak menyeluruh di 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau, bahkan hingga ditingkat Polsek, sehingga makin luas lahan yang dikelola untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat.
"Program ini untuk menjaga agar kampungnya kuat, pangannya cukup dan masyarakatnya sehat, untuk Mewujudkan Riau yang kuat menghadapi covid-19," optimis Irjen Agung.
"Luasan yang sekarang diseluruh Riau sudah lebih dari 200 hektar, dikelola dengan budidaya palawija dan lainnya. Hasil panen raya hari ini di Pelalawan juga akan kita distribusikan kepada pedagang jagung bakar di Pekanbaru, dan kita gerakkan pedagang mendapat jagung berkualitas, sehingga masyarakat dapat manfaatnya, inilah rantai kehidupan kita di Riau,â€terangnya.
Lebih lanjut Kapolda Riau menjelaskan, panen kali ini dilakukan di lahan seluas 13 hektar, dengan tanaman beragam, seperti jagung, terong, gambas dan lainnya. "Kira juga menginisiasi dan mengarahkan pedagang membeli hasil panen jagung di sini dan arahkan juga hasil panen yang lain. Tentunya ini mengangkat para petani yang selama ini lemah," singkatnya.
Sementara itu, Gubernur Riau Syamsuar yang turut hadir dalam panen raya ini menyampaikan apresiasi dan terimakasihnya atas program ketahanan pangan oleh Polda Riau tersebut. "Harapan kami seperti ini ke depan, tanah terlantar di kampung diproduktifkan dalam situasi pandemi. Bagian kita dalam rangka memulihkan ekonomi di Riau," urainya.
"Antusias masyarakat atas apa yang sudah dilakukan ini, dan kami harapankan agar dapat diteruskan sehingga menjadi kekuatan pangan di Riau," singkat Syamsuar.
Senada, Ali yang merupakan Ketua kelompok tani Harapan Jaya,menyamoaikan terimakasihnya kepada Kapolda Riau atas digagasnya program ini dan juga mengapresiasinya. Apalagi, hasil panen mereka juga langsung dibeli oleh pedagang.
"Petani bisa terus bekerja dan bertahan hidup. Petani terdampak membuat kebutuhan hidup sehari-hari susah. Terimakasih untuk kepolisian, memberikan bibit, lahan dan diberikan pelatihan. Setelah panen, pembeli hasil panen juga sudah ada, dan dengan harga layak," ucap Ali dengan semangat.
Sementara itu Sulaiman Siregar sebagai pihak pembeli hasil panen dari program jaga kampung ini mengatakan bahwa hasil panen kali ini lebih nagus kualitasnya.
“Saya berani memberikan harga yang lebih tinggi dari biasanya karena ini memang kualitasnya lebih baik,jagung ini saya beli dengan harga Rp 4.000,- perkilogramnya,†terang Sulaiman disambut tepuk tangan para petani. (rilis)
Dalam sambutannya Kapolda mengatakan disini, ada sekitar 13 hektar lahan yang difungsikan oleh petani untuk menanam jagung, terong, gambas dan lainnya. Bahkan juga beternak ikan. Panen raya ini tentunya mendongkrak perekonomian para petani setempat, ditengah terjangan Pandemi Covid-19. Sebelumnya, tepatnya medio Mei 2020, Polda Riau menggerakkan kelompok tani untuk memberdayakan lahan yang ada, dengan menanam berbagai tanaman kebutuhan, memberikan bibit dan pelatihan serta menjalin kerjasama dengan pembeli hasil panen termasuk dari Persatuan Pedagang Jagung Bakar Pekanbaru.
"74 hari lalu kita mulai, dan hari ini saya kembali lagi ke sini untuk melakukan panen raya dari program jaga kampung (Kampung Tangguh, red) yang sudah berjalan di sini. Kita ingin, ini tidak berhenti sampai di sini," ungkap Irjen Agung.
Jenderal bintang dua tersebut memastikan, program jaga kampung sudah bergerak menyeluruh di 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau, bahkan hingga ditingkat Polsek, sehingga makin luas lahan yang dikelola untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat.
"Program ini untuk menjaga agar kampungnya kuat, pangannya cukup dan masyarakatnya sehat, untuk Mewujudkan Riau yang kuat menghadapi covid-19," optimis Irjen Agung.
"Luasan yang sekarang diseluruh Riau sudah lebih dari 200 hektar, dikelola dengan budidaya palawija dan lainnya. Hasil panen raya hari ini di Pelalawan juga akan kita distribusikan kepada pedagang jagung bakar di Pekanbaru, dan kita gerakkan pedagang mendapat jagung berkualitas, sehingga masyarakat dapat manfaatnya, inilah rantai kehidupan kita di Riau,â€terangnya.
Lebih lanjut Kapolda Riau menjelaskan, panen kali ini dilakukan di lahan seluas 13 hektar, dengan tanaman beragam, seperti jagung, terong, gambas dan lainnya. "Kira juga menginisiasi dan mengarahkan pedagang membeli hasil panen jagung di sini dan arahkan juga hasil panen yang lain. Tentunya ini mengangkat para petani yang selama ini lemah," singkatnya.
Sementara itu, Gubernur Riau Syamsuar yang turut hadir dalam panen raya ini menyampaikan apresiasi dan terimakasihnya atas program ketahanan pangan oleh Polda Riau tersebut. "Harapan kami seperti ini ke depan, tanah terlantar di kampung diproduktifkan dalam situasi pandemi. Bagian kita dalam rangka memulihkan ekonomi di Riau," urainya.
"Antusias masyarakat atas apa yang sudah dilakukan ini, dan kami harapankan agar dapat diteruskan sehingga menjadi kekuatan pangan di Riau," singkat Syamsuar.
Senada, Ali yang merupakan Ketua kelompok tani Harapan Jaya,menyamoaikan terimakasihnya kepada Kapolda Riau atas digagasnya program ini dan juga mengapresiasinya. Apalagi, hasil panen mereka juga langsung dibeli oleh pedagang.
"Petani bisa terus bekerja dan bertahan hidup. Petani terdampak membuat kebutuhan hidup sehari-hari susah. Terimakasih untuk kepolisian, memberikan bibit, lahan dan diberikan pelatihan. Setelah panen, pembeli hasil panen juga sudah ada, dan dengan harga layak," ucap Ali dengan semangat.
Sementara itu Sulaiman Siregar sebagai pihak pembeli hasil panen dari program jaga kampung ini mengatakan bahwa hasil panen kali ini lebih nagus kualitasnya.
“Saya berani memberikan harga yang lebih tinggi dari biasanya karena ini memang kualitasnya lebih baik,jagung ini saya beli dengan harga Rp 4.000,- perkilogramnya,†terang Sulaiman disambut tepuk tangan para petani. (rilis)
| Editor | : | Tim |
| Kategori | : | Pelalawan |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027
Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan
Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis
Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta
Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?
Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang
Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah
Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal
Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji
Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera
Internasional

Selasa 20 Oktober 2026, 14:05 WIB
Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari
Senin 19 Oktober 2026
Serangan Israel di Gaza Tewaskan Empat Warga Palestina, Termasuk Anak-anak
Jumat 16 Oktober 2026
Orang Kaya China Hadapi Tagihan Pajak, Sebagian Jual Separuh Portofolio Saham
Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah
Politik

Jumat 09 Oktober 2026, 10:11 WIB
Politikus PKB Usul Pansus soal Ijazah Gibran, Singgung Peluang Pemakzulan
Rabu 07 Oktober 2026
Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tak Temukan Bukti Meyakinkan Setara SMA, tetapi Gibran Tetap Wapres
Selasa 06 Oktober 2026
DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Pimpinan DPR dan Kapolri Temui Buruh
Selasa 06 Oktober 2026
Malam Ini MK Bacakan Putusan Sengketa Syarat Pendidikan Gibran
Nasional

Selasa 20 Oktober 2026, 09:18 WIB
Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran
Selasa 20 Oktober 2026
Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran
Minggu 18 Oktober 2026
Gus Ipul Minta Wartawan Tak Hanya Tulis Keberhasilan Pemerintah, Kritik Jika Keliru
Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan
Terpopuler
01
Jumat 11 Juni 2021, 14:03 WIB
Irjen Argo: Kapolri Berikan Instruksi ke Jajaran Seluruh Indonesia Melakukan Operasi Premanisme 02
Kamis 06 Desember 2018, 07:17 WIB
Tabrakan Dua Pesawat Militer AS di Jepang, Tujuh Awak Hilang 03
Kamis 06 Desember 2018, 09:45 WIB
1 Anggota Brimob Tertembak Saat Pencarian Korban Penembakan KKB 04
Kamis 17 Desember 2020, 19:56 WIB
Hadir di Pembekalan CPNS, Sekjen Kementan: Tugas Kita Dua, Sejahterakan Petani dan Tingkatkan Produksi 05
Kamis 06 Desember 2018, 11:59 WIB
Ditolak Istri Berhubungan Badan, Ayah di Merangin Cabuli Anak Kandung
Pekanbaru

Rabu 14 Oktober 2026, 20:02 WIB
Permudah Anggota Bertransaksi, IKLA-RGS Gandeng Bank Nagari Terbitkan KTA Digital
Rabu 14 Oktober 2026
Permudah Anggota Bertransaksi, IKLA-RGS Gandeng Bank Nagari Terbitkan KTA Digital
Kamis 08 Oktober 2026
Udara Pekanbaru Makin Buruk, AQI 244 Tempatkan Kota Ini di Urutan Kedua
Selasa 06 Oktober 2026
Kualitas Udara Pekanbaru Pagi Ini Masuk Level Berbahaya, PM2.5 Capai 250,6 µg/m³