Act dan Pemda Lebak Banten Bersinergi Beri Bantuan ICS Pada Korban Banjir Bandang
52 Keluarga Lebak, Banten, Korban Banjir Bandang Dapat Bantuan ICS, ACT Lanjut Laounching Food Truck
Jumat 06 Maret 2020, 21:28 WIB
SitusNews.com,Banjir bandang yang terjadi Januari 2020 lalu di Lebak, Banten, menyisakan keprihatinan mendalam. Sebanyak 56 korban bencana alam tersebut, hingga kini masih menempati kantong pengungsian mengenakan tenda pelastik. Kondisi tersebut, tentunya menjadi tanggungjawab bersama sebagai anak bangsa Indonesia. Salahsatunya, Aksi Cepat Tanggap mengulurkan bantuan dana yang dipercayakan donator pada lembaga kemanusiaan tersebut.
Warga Lebak, Banten yang hingga kini masih menempati kantong pengungsian mendapat bantuan berupa Integrated Community Shelter (ICS) dari AksiCepat Tanggap (ACT) sebanyak 52 pintu shelter lengkap dengan tempat ibadah masjid, sarana pendidikan dan fasilitas umum lainnya.
ICS yang di bangun di Desa Sukarame, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak Banten, merupakan kerjasama.ACT dengan Pemerintah Daerah Lebak, Banten.
K-52 warga lebak yang mendapat bantuan tersebut, dipilih yang sangat membutuhkan.
Direktur Disaster Emergency Respon Mamagement ACT, Dwiko Hadi Dastriadi mengatakan, bahwa para pengungsi korban banjir bandang, Lebak Banten itu dapat menempati ICS selama dua tahun hingga tiga tahun.
"Shelter merupakan pemulihan terpadu, mereka yang tinggal ditenda pengungsian kita pindahkan ke hunian yang sederhana. Mereka bisa melakukan aktivitas seperti masyarakat umum lainnya, seperti; mengaji, sholat berjamaah, sekolah dan kegiatan lainnya.
"Selain menyediakan hunian, ACT juga melounching mobil food truck, humanity food truck 3.0 dan humanity food truck 4.0 yang dapat memproduksi 2000 santap makanan siap saji.
Ayudin, Ketua Dewan Pembina ACT mengatakan, penambahan armada food truck diharapkan dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
"Humanity food truck dari awal hingga sekarang kapasitas masaknya terus bertambah. Kami berharap dapat melayani kebutuhan pangan masyarakat yang lebih luas. Selain itu juga dibutuhkan dukungan semua pihak termasuk masyarakat umum untuk bersama membantu korban banjir di Lebak untuk proses pemulihan dan rehabilitasi mereka pasca bencana."
Sebelumnya, ACT telah mendistrubusikan paket makanan siap santap dari humanity food truck 1.0 dan 2.0 ke beberapa wilayah, diantaranya, Kampung Seupang, Desa Pajagan, Sajira, Kabupaten Lebak, Banten.
Lewat IndonesiaDermawan.id/BangunLebakKembali, ACT mengajak masyarakat luas untuk membangun kembali kehidupan saudara sebangsa yang terdampak bencana di Lebak.
Ibnu Khajar, Presiden ACT dalam peletakan batu pertama hunian bantuan bagi korban banjir bandang, Lebak, Banten, menegaskan bahwa bantuan tersebut sebagai amanah yang diberikan donatur pada ACT.
"Ini amanah dari donatur. Itulah cara kami silahturahim."
Dalam bantuan kemanusiaan tersebut, diantaranya juga hadir Kepala Wilayah Jakarta Barat, Andre Alfiansyah, Kepala Desa, Lebak, Banten, Camat Lebak, Banten.
Warga Lebak, Banten yang hingga kini masih menempati kantong pengungsian mendapat bantuan berupa Integrated Community Shelter (ICS) dari AksiCepat Tanggap (ACT) sebanyak 52 pintu shelter lengkap dengan tempat ibadah masjid, sarana pendidikan dan fasilitas umum lainnya.
ICS yang di bangun di Desa Sukarame, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak Banten, merupakan kerjasama.ACT dengan Pemerintah Daerah Lebak, Banten.
K-52 warga lebak yang mendapat bantuan tersebut, dipilih yang sangat membutuhkan.
Direktur Disaster Emergency Respon Mamagement ACT, Dwiko Hadi Dastriadi mengatakan, bahwa para pengungsi korban banjir bandang, Lebak Banten itu dapat menempati ICS selama dua tahun hingga tiga tahun.
"Shelter merupakan pemulihan terpadu, mereka yang tinggal ditenda pengungsian kita pindahkan ke hunian yang sederhana. Mereka bisa melakukan aktivitas seperti masyarakat umum lainnya, seperti; mengaji, sholat berjamaah, sekolah dan kegiatan lainnya.
"Selain menyediakan hunian, ACT juga melounching mobil food truck, humanity food truck 3.0 dan humanity food truck 4.0 yang dapat memproduksi 2000 santap makanan siap saji.
Ayudin, Ketua Dewan Pembina ACT mengatakan, penambahan armada food truck diharapkan dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
"Humanity food truck dari awal hingga sekarang kapasitas masaknya terus bertambah. Kami berharap dapat melayani kebutuhan pangan masyarakat yang lebih luas. Selain itu juga dibutuhkan dukungan semua pihak termasuk masyarakat umum untuk bersama membantu korban banjir di Lebak untuk proses pemulihan dan rehabilitasi mereka pasca bencana."
Sebelumnya, ACT telah mendistrubusikan paket makanan siap santap dari humanity food truck 1.0 dan 2.0 ke beberapa wilayah, diantaranya, Kampung Seupang, Desa Pajagan, Sajira, Kabupaten Lebak, Banten.
Lewat IndonesiaDermawan.id/BangunLebakKembali, ACT mengajak masyarakat luas untuk membangun kembali kehidupan saudara sebangsa yang terdampak bencana di Lebak.
Ibnu Khajar, Presiden ACT dalam peletakan batu pertama hunian bantuan bagi korban banjir bandang, Lebak, Banten, menegaskan bahwa bantuan tersebut sebagai amanah yang diberikan donatur pada ACT.
"Ini amanah dari donatur. Itulah cara kami silahturahim."
Dalam bantuan kemanusiaan tersebut, diantaranya juga hadir Kepala Wilayah Jakarta Barat, Andre Alfiansyah, Kepala Desa, Lebak, Banten, Camat Lebak, Banten.
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza
Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara
Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan
Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus
Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026
Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi
Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026
Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam
Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau
Internasional

Sabtu 05 September 2026, 11:51 WIB
Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal
Jumat 04 September 2026
Wapres AS Akui Kemungkinan Telah Salah Sasaran Menyerang Pesta Pernikahan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza
Kamis 03 September 2026
AS dan Iran Kembali Saling Serang, Trump Ancam Lancarkan Serangan Baru
Politik

Selasa 25 Agustus 2026, 17:13 WIB
DPR RI Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan Paling Lambat Desember 2026
Kamis 06 November 2025
Doli: Musda Golkar Riau Harus Jadi Awal Kebangkitan Menuju 2029
Minggu 07 September 2025
DPW PKS Riau Lantik Pengurus DPD PKS Kampar, Fahmi SE ME Resmi Nahkodai
Senin 05 Mei 2025
MK Tolak Gugatan Wakil Bupati Siak, Afni-Syamsurizal Tetap Pemenang Pilkada 2024
Nasional

Sabtu 05 September 2026, 11:36 WIB
Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia
Sabtu 05 September 2026
Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia
Jumat 04 September 2026
KAI Buka Rekrutmen 2026, Lulusan SLTA hingga S1 Bisa Mendaftar
Jumat 04 September 2026
Prabowo-Putin Bahas Investasi Strategis, dari Pupuk hingga Perkapalan
Terpopuler
01
Jumat 11 Juni 2021, 14:03 WIB
Irjen Argo: Kapolri Berikan Instruksi ke Jajaran Seluruh Indonesia Melakukan Operasi Premanisme 02
Kamis 06 Desember 2018, 07:17 WIB
Tabrakan Dua Pesawat Militer AS di Jepang, Tujuh Awak Hilang 03
Kamis 06 Desember 2018, 09:45 WIB
1 Anggota Brimob Tertembak Saat Pencarian Korban Penembakan KKB 04
Kamis 06 Desember 2018, 11:59 WIB
Ditolak Istri Berhubungan Badan, Ayah di Merangin Cabuli Anak Kandung 05
Kamis 17 Desember 2020, 19:56 WIB
Hadir di Pembekalan CPNS, Sekjen Kementan: Tugas Kita Dua, Sejahterakan Petani dan Tingkatkan Produksi
Pekanbaru

Jumat 04 September 2026, 13:35 WIB
Jalan Tuanku Tambusai Diperlebar, Rekayasa Lalu Lintas Simpang SKA Disiapkan
Jumat 04 September 2026
Jalan Tuanku Tambusai Diperlebar, Rekayasa Lalu Lintas Simpang SKA Disiapkan
Jumat 04 September 2026
Udara Pekanbaru Pagi Ini Tidak Sehat, PM2.5 Capai 120,5 µg/m³
Rabu 02 September 2026
Kualitas Udara Pekanbaru Pagi Ini 2 September 2026 Membaik, PM2.5 Masuk Kategori Sedang