Kucoin dan Tokoin Adakan Sinergy Dorong Perkembangan Blockchain
Minggu 08 Desember 2019, 12:14 WIB
Jakarta,situsnews.com-Berhasil melakukan penjualan token melalui program Spotlight milik platform bursa kripto KuCoin, Tokoin dipercaya KuCoin untuk ikut membangun komunitas KuCoin di Indonesia, dalam upaya untuk menciptakan adopsi blockchain secara masif dan menerapkan industrialisasi 4.0 di Indonesia.
Dalam kesempatan itu juga, diselenggarakan acara KuCoin Mega Meetup perdana di Indonesia dengan tema 'How Exchange Contributes to Blockchain and Crypto', yang diadakan, Sabtu, 7 Desember 2019 di Hotel Century Park, Senayan, Jakarta Selatan.
KuCoin yang didirikan sejak tahun 2017, telah menjadi salah satu platform bursa kripto yang paling populer di dunia. Hingga saat ini, KuCoin sedikitnya memiliki 5 juta pengguna aktif dari 100 negara. Terkenal dengan sebutan 'People’s Exchange' atau dalam Bahasa Indonesia memiliki arti sebagai 'Platform bursanya Khalayak Umum', KuCoin adalah platform bursa kripto pertama yang memiliki servis lebih dari 10 bahasa yang berbeda, dan membantu para traders untuk bertransaksi di KuCoin, serta telah memiliki komunitas global di lebih dari 14 negara di dunia.Komunitas Indonesia adalah salah satunya.
Cryptocurrency tidak bedanya dengan saham. Beberapa Cryptocurrency memiliki konsep berbeda begitu juga dengan KuCoin. Nilai dasar Cryptocurrency berdasarkan kekuatan buy dan sell. Di Indonesia, cryptocurrency masih dipandang sebelah mata oleh sebagian orang.
Kehadiran mata uang kripto (digital) lokal oleh Token TOKO pada 23 Agustus 2019, yang dikembangkan perusahaan blockchain, yaitu Tokoin, yang mengadakan penjualan token pertamanya di platform KuCoin lewat program Spotlight di KuCoin, TOKO berhasil mencapai 7 kali rata-rata ROI (return of investment), 9 kali ATH (all time high), dan volume harian tertinggi lebih dari 26 juta USD.
Selain performa Token TOKO yang cukup mengagumkan, Tokoin juga memiliki komunitas yang sangat kuat. Tidak hanya terdiri atas peminat dan pemain kripto, namun juga merangkul mereka yang berpegang erat pada nosi ekonomi inklusif, yang sejalan dengan visi Tokoin.
Tujuan awal terbentuknya Tokoin adalah mengakselerasi pertumbuhan UMKM melalui implementasi blockchain yang nyata dan dapat dipakai sebagai solusi sehari-hari dalam menjalankan bisnis.
Melalui Tokoin, para pelaku bisnis dapat membuat pembukuan digital, serta membangun profil bisnis digital di sistem berbasis blockchain. Hasilnya dapat dijadikan sebagai tolak ukur kredibilitas dan kinerja bisnisnya bagi semua pihak yang memerlukan, di antara lembaga keuangan, perusahaan pemasok produk dan penyedia layanan terkait lainnya.
Sebagai pionir dalam bidang ini, Tokoin bersama dengan komunitasnya beraspirasi untuk melihat ekonomi negara Indonesia maju melalui implementasi teknologi blockchain di banyak aspek berbeda.
Melihat seberapa erat hubungan yang dijalin oleh Tokoin dengan komunitasnya di Indonesia, KuCoin mempercayakan Tokoin untuk menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan KuCoin Meetup perdana di Indonesia.
"Sebagaimana Tokoin telah diperkenalkan kepada 5 juta pengguna dari 100 negara dan daerah lewat KuCoin Spotlight, sekarang KuCoin akan diperkenalkan di Indonesia lewat komunitas Tokoin yang sangat kuat," ujar Michael Gan, CEO dari KuCoin.
Lanjutnya lagi, Tokoin berupaya akan berjalan bersama KuCoin memasuki pasar di Indonesia.
"Tokoin memiliki daya serap terbesar di dunia kripto dan blockchain di Indonesia, membantu KuCoin agar sukses di Indonesia berarti membantu semua warga Indonesia untuk berhasil dalam industri blockchain. Maka, untuk turut menyelenggarakan acara ini adalah sebuah kehormatan bagi kami, karena sesuai dengan rencana kami untuk memenuhi rencana progress revolusi Industri 4.0 di Indonesia," lanjutnya.
Melalui acara KuCoin Mega Meetup Jakarta ini, KuCoin bersama dengan Tokoin ingin mendorong blockchain dan membawa masa depan langsung ke tangan rakyat Indonesia.
Dalam kesempatan itu juga, diselenggarakan acara KuCoin Mega Meetup perdana di Indonesia dengan tema 'How Exchange Contributes to Blockchain and Crypto', yang diadakan, Sabtu, 7 Desember 2019 di Hotel Century Park, Senayan, Jakarta Selatan.
KuCoin yang didirikan sejak tahun 2017, telah menjadi salah satu platform bursa kripto yang paling populer di dunia. Hingga saat ini, KuCoin sedikitnya memiliki 5 juta pengguna aktif dari 100 negara. Terkenal dengan sebutan 'People’s Exchange' atau dalam Bahasa Indonesia memiliki arti sebagai 'Platform bursanya Khalayak Umum', KuCoin adalah platform bursa kripto pertama yang memiliki servis lebih dari 10 bahasa yang berbeda, dan membantu para traders untuk bertransaksi di KuCoin, serta telah memiliki komunitas global di lebih dari 14 negara di dunia.Komunitas Indonesia adalah salah satunya.
Cryptocurrency tidak bedanya dengan saham. Beberapa Cryptocurrency memiliki konsep berbeda begitu juga dengan KuCoin. Nilai dasar Cryptocurrency berdasarkan kekuatan buy dan sell. Di Indonesia, cryptocurrency masih dipandang sebelah mata oleh sebagian orang.
Kehadiran mata uang kripto (digital) lokal oleh Token TOKO pada 23 Agustus 2019, yang dikembangkan perusahaan blockchain, yaitu Tokoin, yang mengadakan penjualan token pertamanya di platform KuCoin lewat program Spotlight di KuCoin, TOKO berhasil mencapai 7 kali rata-rata ROI (return of investment), 9 kali ATH (all time high), dan volume harian tertinggi lebih dari 26 juta USD.
Selain performa Token TOKO yang cukup mengagumkan, Tokoin juga memiliki komunitas yang sangat kuat. Tidak hanya terdiri atas peminat dan pemain kripto, namun juga merangkul mereka yang berpegang erat pada nosi ekonomi inklusif, yang sejalan dengan visi Tokoin.
Tujuan awal terbentuknya Tokoin adalah mengakselerasi pertumbuhan UMKM melalui implementasi blockchain yang nyata dan dapat dipakai sebagai solusi sehari-hari dalam menjalankan bisnis.
Melalui Tokoin, para pelaku bisnis dapat membuat pembukuan digital, serta membangun profil bisnis digital di sistem berbasis blockchain. Hasilnya dapat dijadikan sebagai tolak ukur kredibilitas dan kinerja bisnisnya bagi semua pihak yang memerlukan, di antara lembaga keuangan, perusahaan pemasok produk dan penyedia layanan terkait lainnya.
Sebagai pionir dalam bidang ini, Tokoin bersama dengan komunitasnya beraspirasi untuk melihat ekonomi negara Indonesia maju melalui implementasi teknologi blockchain di banyak aspek berbeda.
Melihat seberapa erat hubungan yang dijalin oleh Tokoin dengan komunitasnya di Indonesia, KuCoin mempercayakan Tokoin untuk menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan KuCoin Meetup perdana di Indonesia.
"Sebagaimana Tokoin telah diperkenalkan kepada 5 juta pengguna dari 100 negara dan daerah lewat KuCoin Spotlight, sekarang KuCoin akan diperkenalkan di Indonesia lewat komunitas Tokoin yang sangat kuat," ujar Michael Gan, CEO dari KuCoin.
Lanjutnya lagi, Tokoin berupaya akan berjalan bersama KuCoin memasuki pasar di Indonesia.
“Kami mengerti seberapa pentingnya peran bursa kripto terhadap kesuksesan industri blockchain, jadi kami tidak akan membiarkan mitra strategis terbaik kami seperti KuCoin berjalan sendiri dalam memasuki pasar baru, terutama Indonesia,†jelas Reiner Rahardja, CEO Tokoin, tentang relevansi meetup ini terhadap perkembangan blockchain di Indonesia.
Melalui acara KuCoin Mega Meetup Jakarta ini, KuCoin bersama dengan Tokoin ingin mendorong blockchain dan membawa masa depan langsung ke tangan rakyat Indonesia.
Untuk saran dan pemberian informasi kepada situsnews.com, silakan kontak ke email: redaksi situsnews.com
Berita Pilihan
Selasa 03 Februari 2026
Bukan Sekadar Mental, Stres Keuangan Berdampak Serius pada Jantung
Jumat 30 Januari 2026
PGN Fokus Midstream, Jargas dan DME Jadi Andalan Ketahanan Energi
Rabu 28 Januari 2026
ICMI Pekanbaru dan DT Peduli Sepakati Kerja Sama Penguatan SDM Umat
Senin 26 Januari 2026
Jaecoo Hadirkan Dealer 3S Berstandar Global di Pekanbaru
Jumat 23 Januari 2026
Penertiban PKL Rohil Dinilai Tebang Pilih: Kedai Kopi Besar, Makan Badan Jalan Malah Dibiarkan
Jumat 16 Januari 2026
Kemah Budaya Wartawan HPN 2026 Digelar di Baduy, PWI Tekankan Penghormatan Adat
Selasa 13 Januari 2026
Rahasia Awet Muda Tanpa Skincare Mahal, Ini Kebiasaan Sehari-hari yang Jarang Disadari
Rabu 07 Januari 2026
Rekomendasi Paket Internet Telkomsel Murah untuk Sebulan, Mulai Rp30 Ribuan
Senin 29 Desember 2025
Upah Minimum Riau 2026 Ditetapkan, Ini Daftar UMK Kabupaten/Kota
Sabtu 27 Desember 2025
Tren Carnivore Diet Makin Populer, Pakar Ungkap Risiko di Balik Klaim Manfaat
Internasional

Senin 15 Desember 2025, 14:47 WIB
Aksi Heroik Pria Muslim di Pantai Bondi Tuai Pujian Dunia
Kamis 11 Desember 2025
Jadi Negara Pertama, Australia Terapkan Larangan Total Media Sosial untuk Anak
Sabtu 25 Oktober 2025
Kenapa Jumlah Teman Makin Berkurang saat Dewasa? Ini Alasan Ilmiahnya
Sabtu 11 Oktober 2025
Gencatan Senjata Gaza: Penemuan 55 Jenazah dari Reruntuhan
Politik

Kamis 06 November 2025, 08:29 WIB
Doli: Musda Golkar Riau Harus Jadi Awal Kebangkitan Menuju 2029
Minggu 07 September 2025
DPW PKS Riau Lantik Pengurus DPD PKS Kampar, Fahmi SE ME Resmi Nahkodai
Senin 05 Mei 2025
MK Tolak Gugatan Wakil Bupati Siak, Afni-Syamsurizal Tetap Pemenang Pilkada 2024
Kamis 17 Oktober 2024
Dukung Abdul Wahid-SF Haryanto, DPP Pemuda Sriwijaya RoadShow ke Seluruh Riau
Nasional

Sabtu 24 Januari 2026, 07:25 WIB
Kebocoran Pipa Gas Tekan Produksi Blok Rokan, PHR Siapkan Pemulihan
Sabtu 24 Januari 2026
Kebocoran Pipa Gas Tekan Produksi Blok Rokan, PHR Siapkan Pemulihan
Senin 19 Januari 2026
Mahkamah Konstitusi Tegaskan Kolumnis Bukan Profesi Wartawan
Jumat 16 Januari 2026
Kemah Budaya Wartawan HPN 2026 Digelar di Baduy, PWI Tekankan Penghormatan Adat
Terpopuler
01
Kamis 06 Desember 2018, 07:17 WIB
Tabrakan Dua Pesawat Militer AS di Jepang, Tujuh Awak Hilang 02
Kamis 06 Desember 2018, 09:45 WIB
1 Anggota Brimob Tertembak Saat Pencarian Korban Penembakan KKB 03
Kamis 06 Desember 2018, 11:59 WIB
Ditolak Istri Berhubungan Badan, Ayah di Merangin Cabuli Anak Kandung 04
Kamis 06 Desember 2018, 06:35 WIB
MotoGP Ubah Kebijakan untuk Rider yang Finis Sambil Terjatuh 05
Kamis 06 Desember 2018, 07:34 WIB
Zumi Zola Hadapi Vonis
Pekanbaru

Sabtu 17 Januari 2026, 06:51 WIB
Pekanbaru Tambah 104 SPPG untuk Optimalkan Program Makan Bergizi Gratis Tahun 2026
Sabtu 17 Januari 2026
Pekanbaru Tambah 104 SPPG untuk Optimalkan Program Makan Bergizi Gratis Tahun 2026
Kamis 15 Januari 2026
Revolusi Perizinan di Pekanbaru: Lewat Sip Aman, Urus PBG Tak Lagi Bertahun-tahun
Jumat 26 Desember 2025
Dukung PSN, Pekanbaru Dorong Pembangunan Jalan 70 Tenayan dan Jembatan Siak V