Presiden AS Donal Trump dan Presiden Ruzia, Vladimir Putin mencapai kesepakatan untuk mencabut sangksi terhadap perusaan minyak Rusia, sehingga Rusia bisa memasok sekitar 2,25 juta barel minyak ke AS.JAKARTA-Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut Rusia sepakat memasok solar ke pasar global untuk membantu menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM).
AS juga mencabut sementara sanksi terhadap bahan bakar Rusia yang sebelumnya diberlakukan imbas perang dengan Ukraina.
Harga solar yang digunakan untuk kegiatan pertanian, pemanas rumah, dan transportasi truk yang saat ini mendekati rekor tertinggi. Kondisi tersebut menjadi risiko bagi Partai Republik menjelang pemilihan Kongres pada 3 November mendatang.
Dilansir dari Reuters, Sabtu (10/10/2026), harga solar turun setelah pengumuman tersebut. Namun, para analis menilai kesepakatan itu mungkin belum cukup untuk menjaga harga tetap rendah.
Trump mengklaim telah melakukan pembicaraan yang sangat sukses dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Dalam pembicaraan tersebut, Rusia sepakat segera memasok lebih dari 300.000 metrik ton solar ke pasar AS dan global, setara dengan sekitar 2,25 juta barel bahan bakar.
Sebagai perbandingan, AS mengekspor sekitar 1,5 juta barel solar per hari. Setelah pembicaraan tersebut, utusan Putin, Kirill Dmitriev, memuji kerja sama antara Rusia dan AS melalui unggahan di platform X.
Menurut sumber yang mengetahui persoalan tersebut, Dmitriev sebelumnya meminta pejabat AS memberikan izin ekspor solar ke pasar Amerika bagi seluruh perusahaan minyak besar Rusia. Permintaan itu disampaikan saat kunjungannya ke Washington bulan lalu.
Pada Oktober 2025, AS menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan minyak Rusia terkait perang Moskow di Ukraina yang dimulai pada 2022. Ekspor solar tersebut berpotensi memberikan pendapatan miliaran dolar kepada Rusia yang dapat digunakan Putin untuk melanjutkan perang.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengkritik kesepakatan tersebut sebagai keputusan lemah dari negara-negara mitra yang kuat. Kesepakatan itu diumumkan ketika delegasi Ukraina sedang berada di AS untuk membahas upaya penyelesaian perang.
"Hadiah untuk Putin tidak akan membawa perdamaian atau manfaat apa pun bagi dunia yang beradab. Rusia akan 'membalas' solar tersebut dengan lebih banyak teror dan pengkhianatan," kata Zelenskiy melalui X.
Sementara itu, Departemen Keuangan AS telah menerbitkan izin yang memungkinkan impor solar Rusia hingga 7 April. Trump mengatakan Rusia akan memasok tambahan 500.000 ton solar pada November dan 1 juta ton berikutnya segera setelah itu.
Menurut Trump, pasokan tambahan masih memungkinkan setelah pengiriman tersebut, bergantung pada kondisi kilang solar Rusia yang mengalami kerusakan akibat serangan Ukraina**
| Editor | : | jr |
| Kategori | : | Internasional |



01
02
03
04
05
