Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
  • Hari Pelanggan Nasional 2026, BRK Syariah Sudirman Apresiasi Nasabah   ●   
  • Empat Tahun Jadi Bank Syariah, BRK Syariah Hadapi Tantangan Perluasan Bisnis   ●   
Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Dunia Tembus US$91 dan Pasar Global Bergejolak
Selasa 01 September 2026, 14:46 WIB
Ketegangan konflik di Timur Tengah kembali meningkat dan mendorong harga minyak dunia menembus US$91 per barel. Kondisi tersebut turut meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi dan stabilitas pasar global.

 

JAKARTA – Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat dan mulai memberikan tekanan terhadap pasar energi serta keuangan global. Eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran mendorong harga minyak mentah dunia menembus US$91 per barel, sementara investor mulai meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi dan kemungkinan kenaikan suku bunga.

Reuters melaporkan harga minyak Brent naik hingga sekitar US$91,23 per barel, sedangkan minyak mentah Amerika Serikat atau West Texas Intermediate (WTI) berada di sekitar US$86,62 per barel. Kenaikan tersebut terjadi setelah kembali pecah aksi militer antara Amerika Serikat dan Iran setelah periode ketegangan yang relatif mereda.

Situasi tersebut juga berdampak pada jalur pelayaran internasional. Selat Hormuz, salah satu jalur perdagangan energi paling strategis di dunia, kembali menjadi perhatian karena setiap gangguan terhadap aktivitas pelayaran di kawasan tersebut berpotensi meningkatkan biaya transportasi dan energi global.

Pasar Keuangan Dunia Ikut Tertekan

Kenaikan harga energi membuat investor semakin khawatir terhadap prospek inflasi. Imbal hasil obligasi pemerintah di sejumlah negara meningkat pada Selasa.

Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang tenor 10 tahun bahkan mencapai 3 persen, untuk pertama kalinya dalam satu generasi. Sementara imbal hasil Treasury Amerika Serikat tenor 10 tahun naik menjadi sekitar 4,78 persen, level tertinggi sejak awal 2025.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pasar keuangan mulai memperhitungkan kemungkinan bank-bank sentral mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi atau bahkan kembali menaikkan suku bunga apabila tekanan inflasi semakin kuat.

Dampak Bisa Menjalar ke Ekonomi Dunia

Lonjakan harga minyak tidak hanya berdampak pada sektor energi. Biaya bahan bakar yang lebih mahal dapat meningkatkan biaya transportasi, produksi dan distribusi barang.

Jika berlangsung lama, kondisi tersebut berpotensi memberikan tekanan terhadap harga berbagai kebutuhan masyarakat di sejumlah negara.

Pasar saham juga bergerak hati-hati. Investor mempertimbangkan kombinasi antara meningkatnya risiko geopolitik, harga energi yang lebih tinggi dan ketidakpastian arah kebijakan moneter global.

Perkembangan konflik Timur Tengah kini menjadi salah satu perhatian utama pasar dunia. Investor akan mencermati apakah ketegangan tersebut berkembang menjadi konflik yang lebih luas atau kembali memasuki jalur diplomasi.

Bagi negara-negara pengimpor energi, termasuk negara-negara Asia, kenaikan harga minyak menjadi perhatian karena dapat meningkatkan biaya impor energi dan memberikan tekanan terhadap inflasi domestik.

Sumber: Reuters dan Associated Press, 1 September 2026

 




Editor : Tim
Kategori : Internasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top