Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, PM2.5 Capai 134,2 µg/m³ Jumat Sore
PEKANBARU — Kualitas udara di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, berada dalam kategori Tidak Sehat pada Jumat, 28 Agustus 2026 sore. Data terbaru yang dipublikasikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan konsentrasi partikulat halus PM2.5 mencapai 134,2 mikrogram per meter kubik (µg/m³) pada pukul 16.00 WIB.
Data tersebut tercatat dalam sistem pemantauan kualitas udara BMKG dan menunjukkan kondisi udara yang perlu menjadi perhatian masyarakat, terutama kelompok yang sensitif terhadap pencemaran udara.
PM2.5 merupakan partikulat udara dengan ukuran lebih kecil atau sama dengan 2,5 mikrometer. Menurut BMKG, pengukuran konsentrasi PM2.5 dilakukan menggunakan metode Beta Attenuation Monitoring (BAM) dan dinyatakan dalam satuan mikrogram per meter kubik.
Pekanbaru Masuk Kategori Tidak Sehat
Angka 134,2 µg/m³ yang tercatat pada sore ini menempatkan kualitas udara Pekanbaru dalam kategori Tidak Sehat berdasarkan klasifikasi yang digunakan BMKG.
Kondisi tersebut menunjukkan masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan udara tercemar, khususnya apabila harus melakukan aktivitas dalam waktu lama di luar ruangan.
Kelompok masyarakat yang lebih sensitif terhadap pencemaran udara, termasuk anak-anak, lansia dan orang yang memiliki sensitivitas terhadap kualitas udara, perlu lebih berhati-hati ketika melakukan aktivitas di luar rumah.
BMKG Terus Memantau Kualitas Udara
Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru sebagai bagian dari jaringan BMKG di Riau menyediakan pemantauan kualitas udara PM2.5 secara real-time. Selain informasi kualitas udara, BMKG Riau juga menyediakan informasi cuaca, peringatan dini cuaca, serta pemantauan kondisi yang berkaitan dengan potensi kebakaran hutan dan lahan.
Data BMKG pada Jumat sore juga menunjukkan kondisi cuaca di sejumlah wilayah Pekanbaru masih memiliki jarak pandang kurang dari 10 kilometer. Di kawasan Kota Baru, Pekanbaru, misalnya, BMKG mencatat pada pukul 17.00 WIB suhu sekitar 29°C, kelembapan 77 persen dan angin dari arah tenggara dengan kecepatan sekitar 9,2 km/jam.
Masyarakat Diimbau Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan
Dengan kondisi PM2.5 yang berada pada kategori Tidak Sehat, masyarakat disarankan mengurangi aktivitas fisik yang terlalu berat di luar ruangan, terutama pada saat kualitas udara memburuk.
Bagi masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan, penggunaan masker yang sesuai dapat menjadi salah satu langkah untuk mengurangi paparan partikulat udara.
Masyarakat juga disarankan terus memantau perkembangan kualitas udara melalui kanal resmi BMKG karena kondisi konsentrasi partikulat dapat berubah mengikuti faktor cuaca, angin, hujan, dan sumber emisi di sekitar wilayah.
Data BMKG terbaru:
Lokasi: Pekanbaru, Riau
Tanggal: Jumat, 28 Agustus 2026
Waktu pengamatan: 16.00 WIB
PM2.5: 134,2 µg/m³
Kategori: Tidak Sehat
Sumber: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika).(*)
| Editor | : | Tim |
| Kategori | : | Pekanbaru |



01
02
03
04
05
