Kamis, 4 Juni 2026

Breaking News

  • Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi, Polsek Senapelan Cek Stok dan Harga Sembako   ●   
  • Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rumbai Intensif Dampingi Petani Jagung   ●   
  • Jaga Stabilitas Pangan, Polsek Rumbai Monitoring Pasar Tradisional   ●   
  • Jarang Terjadi, Tahun 2039 Akan Ada Dua Periode Haji dalam Satu Tahun Masehi   ●   
  • Jangan Salah Pilih Alat Masak, Ahli Sebut Spatula Plastik Berpotensi Lepaskan Senyawa Berbahaya   ●   
Pendapatan Nyaris USD1 Miliar! Perusahaan Gas Negara Jaga Stabilitas Bisnis
Rabu 29 April 2026, 13:43 WIB

PEKANBARU – Kinerja PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menunjukkan tren positif pada kuartal I tahun 2026. Di tengah dinamika energi global, perusahaan mampu menjaga stabilitas bisnis sekaligus mencatat pertumbuhan laba yang signifikan melalui penguatan layanan domestik dan disiplin keuangan.

Sepanjang Januari hingga Maret 2026, subholding gas dari Pertamina ini membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar USD90,4 juta, meningkat sekitar 46 persen secara tahunan (year-on-year).

Pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan laba kotor sekitar 12 persen serta penurunan beban pokok hingga 7 persen atau setara sekitar USD54 juta. Selain itu, efisiensi beban keuangan dan perbaikan selisih kurs turut memperkuat kinerja keuangan perseroan.

Dari sisi pendapatan, PGN mencatatkan total sebesar USD929,6 juta dengan EBITDA mencapai USD240,6 juta. Kinerja ini ditopang oleh bisnis inti di sektor niaga dan infrastruktur gas bumi yang tetap solid, meskipun pada periode ini tidak terdapat penjualan LNG dari segmen perdagangan internasional.

Secara operasional, volume penyaluran gas bumi tercatat sebesar 777 BBTUD, sementara volume transmisi mencapai 1.539 MMSCFD. Perusahaan juga berhasil menjaga keandalan infrastruktur di level 99,9 persen, melayani lebih dari 825 ribu pelanggan di seluruh Indonesia, yang didominasi oleh sektor rumah tangga.

Direktur Keuangan PGN, Catur Dermawan, menyatakan bahwa fokus pada ekosistem domestik menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas kinerja perusahaan.

“Fokus utama PGN adalah memastikan layanan energi tetap andal melalui pengelolaan infrastruktur dan distribusi gas yang terintegrasi,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (29/4/2026).

PGN juga menjaga fleksibilitas pasokan melalui pemanfaatan LNG secara terukur, termasuk melalui fasilitas FSRU Lampung, LNG Arun, dan FSRU Jawa Barat. Seluruh fasilitas tersebut dioperasikan secara terintegrasi guna menjamin keberlanjutan pasokan energi.

Di tengah tekanan global seperti fluktuasi nilai tukar dan harga energi, PGN tetap menerapkan strategi keuangan yang prudent. Hal ini tercermin dari penurunan beban keuangan menjadi USD13,7 juta serta rasio keuangan yang tetap sehat, termasuk EBITDA terhadap beban bunga sebesar 20,75 kali dan debt to equity ratio sebesar 29 persen.

Selain itu, arus kas operasional tercatat positif sebesar USD86,9 juta, mencerminkan ketahanan operasional perusahaan dalam mendukung pengembangan bisnis ke depan.

Ke depan, PGN akan terus memperkuat jaringan infrastruktur gas bumi serta mengembangkan layanan beyond pipeline seperti LNG dan CNG. Perusahaan juga melanjutkan ekspansi jaringan gas rumah tangga guna memperluas akses energi bersih dan terjangkau bagi masyarakat.(hrc)




Editor : Tim
Kategori : Ekonomi
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Selasa 26 Mei 2026
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Ryzen 5 Harga Rp7 Jutaan dengan Fitur Premium

Minggu 10 Mei 2026
Investasi Menurut Rasulullah SAW: Hindari Riba, Utamakan Keberkahan dan Amanah

Rabu 06 Mei 2026
Ekspor Riau Tembus US$5,27 Miliar, Surplus Fantastis Meski Migas Anjlok

Kamis 30 April 2026
Alarm Iklim Dunia! El Nino “Super” 2026 Berpotensi Pecahkan Rekor Panas Global

Jumat 24 April 2026
Industri Media ‘Tidak Baik-baik Saja’, DPR RI Siap Bahas di Tingkat Nasional

Kamis 23 April 2026
Arab Saudi Ancam Denda Rp459 Juta Bagi Pihak yang Fasilitasi Orang ke Mekah dengan Visa Kunjungan

Selasa 21 April 2026
Utang Jatuh Tempo Rp833 Triliun di 2026, Pemerintah Hadapi Tekanan Likuiditas Besar

Minggu 19 April 2026
Mei 2026 Penuh “Tanggal Merah”! Ini Daftar Long Weekend yang Bikin Liburan Makin Panjang

Jumat 17 April 2026
Dugaan Keracunan Massal di Anambas, Menu MBG Jadi Sorotan

Rabu 08 April 2026
Sinergi BRI dan Unri, Parkir Baru Siap Tampung Ribuan Kendaraan

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top