Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Diplomat Kemanusiaan, Pilar Tak Tergoyahkan di Balik Tembok Lapas Bagansiapiapi
Senin 27 April 2026, 13:16 WIB
Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Sigit Pramono

BAGANSIAPIAPI – Di balik keriuhan narasi dan dinamika yang kerap menerpa institusi pemasyarakatan, seringkali terselip kisah-kisah kepemimpinan yang inspiratif. Di Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi, nama Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Sigit Pramono, muncul sebagai sebuah anomali positif seorang pemimpin yang berhasil memadukan ketegasan dengan pendekatan humanis yang menyentuh hati.

Sigit Pramono bukanlah tipikal pejabat yang berlindung di balik meja kerja. Di tengah badai isu miring yang mencoba mendegradasi integritas institusi, beliau justru memilih jalan komunikasi terbuka. Ia dikenal sebagai sosok yang selalu menyapa rekan Media, LSM, dan Ormas dengan aura positif, menjadikan ruang pengamanan tidak lagi terasa kaku dan mengintimidasi.

Kepiawaiannya dalam berkomunikasi dua arah membuatnya layaknya seorang "diplomat kemanusiaan". Ia memahami bahwa sinergi dengan pengawas publik bukanlah sebuah ancaman, melainkan instrumen penting untuk menjaga marwah institusi dan melakukan perbaikan berkelanjutan.

Retorika tentang integritas seringkali mudah diucapkan, namun sulit dipraktikkan. Sigit membuktikan keteguhan prinsipnya melalui sebuah preseden yang jarang terjadi. "Kita manusia ini, tidak semuanya orang suka dengan kita. Pasti ada yang tidak suka. Namun saya tidak pernah menaruh dendam kepada musuh saya," ucapnya dalam sebuah kesempatan dialog.

Kalimat tersebut mencerminkan filosofi seorang pemimpin yang telah "selesai dengan egonya". Sebuah kesalahpahaman komunikasi di masa lalu yang sempat melahirkan narasi liar, dijawabnya dengan kedewasaan luar biasa. Tanpa ragu, ia merangkul pihak yang berseberangan, menunjukkan bahwa kekuatannya tidak terletak pada kekerasan, melainkan pada kerendahan hati yang luas.

Meskipun diterpa upaya-upaya dari oknum internal yang ditengarai ingin menjatuhkannya, Sigit tetap berdiri tegak layaknya pilar yang tak tergoyahkan. Keteguhannya untuk tetap berada di jalurnya, dengan pendekatan disiplin yang humanis, justru melahirkan dukungan moral yang masif dari luar.

Kerendahan hati Sigit rupanya telah bertransformasi menjadi benteng perlindungan alami. Masyarakat dan para pegiat kontrol sosial menaruh hormat pada sosok pemimpin yang tidak antikritik dan selalu mengedepankan sisi kemanusiaan.
Pada akhirnya, Sigit Pramono memberikan pelajaran berharga: bahwa ketegasan tidak harus bersuara keras, dan pilar yang paling kokoh adalah pilar yang dibangun di atas fondasi kerendahan hati dan integritas yang tulus.(Dipo)




Editor : Tim
Kategori : Rokan Hilir
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top