Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
  • Hari Pelanggan Nasional 2026, BRK Syariah Sudirman Apresiasi Nasabah   ●   
  • Empat Tahun Jadi Bank Syariah, BRK Syariah Hadapi Tantangan Perluasan Bisnis   ●   
Banjir Bandang di Padang: Ribuan Warga Dievakuasi, Empat Tewas
Kamis 27 November 2025, 16:52 WIB
Banjir bandang melanda Kecamatan Kototangah, Kota Padang.

PADANG - Banjir bandang melanda Kecamatan Kototangah, Kota Padang, Sumatera Barat, mengakibatkan korban jiwa serta kerugian besar bagi warga. Hingga Kamis (27/11/2025) siang, empat orang warga Lubukminturun dilaporkan meninggal dunia setelah terseret arus deras luapan sungai.

Camat Kototangah, Fizlan Setiawan, membenarkan informasi tersebut. Ia memastikan bahwa keempat korban merupakan warga Lubukminturun yang ditemukan setelah banjir melanda kawasan tersebut.

“Iya, keempatnya warga Lubukminturun. Empat orang itu data pasti sudah ditemukan, kita masih identifikasi korban yang lain,” ujar Fizlan.

Fizlan menjelaskan, banjir bandang ini dipicu oleh luapan Sungai Lubukminturun akibat hujan deras yang mengguyur wilayah itu tanpa henti. Ketinggian air pada pagi hari dilaporkan mencapai lebih dari dua meter di permukiman warga. Arus deras berwarna cokelat pekat membawa material kayu dan lumpur yang merusak sejumlah rumah penduduk.

Dampak banjir di Kototangah tercatat sangat luas. Dari 13 kelurahan di wilayah tersebut, hampir 15.000 jiwa terdampak. Upaya evakuasi berskala besar segera dilakukan oleh petugas dan relawan.

“Untuk sekarang ini, hampir 6.000 warga telah kami evakuasi ke beberapa posko yang tersebar di setiap kelurahan,” jelas Fizlan.

Saat ini, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, SAR, TNI, dan Polri masih berada di lapangan untuk melakukan pendataan, evakuasi, serta penanganan lanjutan.

Fizlan juga menyebut bahwa masih ada satu orang lagi yang sedang diklarifikasi keberadaannya oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat, menyusul kemungkinan adanya korban tambahan.

Terkait antisipasi risiko banjir susulan, Camat Kototangah mengimbau warga yang tinggal di daerah dataran rendah dan dekat aliran sungai untuk segera melakukan evakuasi mandiri ke lokasi yang lebih aman.

“Kami imbau warga yang tinggal di sekitar aliran sungai agar bisa evakuasi secara mandiri ke daerah aman. Jika butuh bantuan atau informasi darurat, segera hubungi aparat setempat, Pusdalops-PB, atau layanan Padang Command Center 112,” tegasnya.(jpnn)




Editor : Tim
Kategori : Daerah
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top