Rabu, 4 Februari 2026

Breaking News

  • Bukan Sekadar Mental, Stres Keuangan Berdampak Serius pada Jantung   ●   
  • PGN Fokus Midstream, Jargas dan DME Jadi Andalan Ketahanan Energi   ●   
  • Jalur Lembah Anai Rawan Longsor, Pemerintah Rancang Tol Sicincin-Bukittinggi   ●   
  • ICMI Pekanbaru dan DT Peduli Sepakati Kerja Sama Penguatan SDM Umat   ●   
  • PHR Perkuat Inovasi Migas, Sumbang 26 Persen Produksi Minyak Nasional   ●   
Mahyeldi Dorong Penguatan BUMDesma Jadi Penggerak Ekonomi Nagari di Sumbar
Jumat 24 Oktober 2025, 13:25 WIB
Gubernur Mahyeldi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) BUMDesma se-Sumatera Barat di Auditorium Gubernuran, Rabu (22/10/2025).

PADANG - Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menegaskan pentingnya memperkuat peran Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) sebagai penggerak ekonomi lokal dan pencipta lapangan kerja di tingkat nagari.

Hal itu disampaikan Mahyeldi saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) BUMDesma se-Sumatera Barat di Auditorium Gubernuran, Rabu (22/10/2025).

Mahyeldi mengatakan potensi ekonomi nagari di Sumbar sangat besar, namun belum tergarap optimal. Menurutnya, sejumlah tantangan masih dihadapi BUMDes dan BUMDesma, seperti keterbatasan sumber daya manusia, pengelolaan keuangan, kelembagaan, serta ketepatan memilih jenis usaha.

“BUMDesma harus diperkuat secara kelembagaan dan tata kelola agar dana pemberdayaan bisa dikelola secara akuntabel,” ujar Mahyeldi.

Ia menyebut, Rakor ini menjadi momentum memperkuat kelembagaan BUMDesma di seluruh Sumatera Barat. Pemerintah daerah, lanjutnya, perlu memperkuat kolaborasi antar-BUMDesma dan sinergi program strategis agar pengelolaan ekonomi desa berjalan terpadu.

Mahyeldi juga mendorong BUMDesma berperan dalam rantai pasok program pemerintah pusat melalui Model Bisnis Gotong Royong (MBG).

“BUMDesma perlu bermitra dengan petani, peternak, dan pelaku UMKM lokal agar keuntungan ekonomi kembali ke nagari,” tegasnya.

Selain itu, ia meminta BUMDesma bersinergi dengan Bank Nagari dan dinas teknis untuk memperkuat usaha serta memperluas akses pasar.

“Jika desa maju dan mandiri, maka daerah pun akan maju, dan pembangunan nasional tercapai,” kata Mahyeldi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sumbar, Yozarwardi Usama Putra, menyebut jumlah BUMDes dan BUMNag terus meningkat.

Pada 2024 tercatat 713 unit, dan naik menjadi 828 unit per September 2025.

“Selain jumlah yang meningkat, klasifikasi BUMDes juga naik kelas. Tahun 2024 terdapat 120 BUMDes berkembang, pada 2025 menjadi 166. Sementara BUMDes maju naik dari 53 menjadi 84 unit,” jelas Yozarwardi.

Ia menambahkan, peningkatan itu merupakan hasil pembinaan berkelanjutan dari Dinas PMD Sumbar bersama dinas kabupaten dan kota.(hsc)




Editor :
Kategori : Daerah
Untuk saran dan pemberian informasi kepada situsnews.com, silakan kontak ke email: redaksi situsnews.com
Berita Pilihan
Selasa 03 Februari 2026
Bukan Sekadar Mental, Stres Keuangan Berdampak Serius pada Jantung

Jumat 30 Januari 2026
PGN Fokus Midstream, Jargas dan DME Jadi Andalan Ketahanan Energi

Rabu 28 Januari 2026
ICMI Pekanbaru dan DT Peduli Sepakati Kerja Sama Penguatan SDM Umat

Senin 26 Januari 2026
Jaecoo Hadirkan Dealer 3S Berstandar Global di Pekanbaru

Jumat 23 Januari 2026
Penertiban PKL Rohil Dinilai Tebang Pilih: Kedai Kopi Besar, Makan Badan Jalan Malah Dibiarkan

Jumat 16 Januari 2026
Kemah Budaya Wartawan HPN 2026 Digelar di Baduy, PWI Tekankan Penghormatan Adat

Selasa 13 Januari 2026
Rahasia Awet Muda Tanpa Skincare Mahal, Ini Kebiasaan Sehari-hari yang Jarang Disadari

Rabu 07 Januari 2026
Rekomendasi Paket Internet Telkomsel Murah untuk Sebulan, Mulai Rp30 Ribuan

Senin 29 Desember 2025
Upah Minimum Riau 2026 Ditetapkan, Ini Daftar UMK Kabupaten/Kota

Sabtu 27 Desember 2025
Tren Carnivore Diet Makin Populer, Pakar Ungkap Risiko di Balik Klaim Manfaat

Copyrights © 2025 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top