Rabu, 4 Februari 2026

Breaking News

  • Bukan Sekadar Mental, Stres Keuangan Berdampak Serius pada Jantung   ●   
  • PGN Fokus Midstream, Jargas dan DME Jadi Andalan Ketahanan Energi   ●   
  • Jalur Lembah Anai Rawan Longsor, Pemerintah Rancang Tol Sicincin-Bukittinggi   ●   
  • ICMI Pekanbaru dan DT Peduli Sepakati Kerja Sama Penguatan SDM Umat   ●   
  • PHR Perkuat Inovasi Migas, Sumbang 26 Persen Produksi Minyak Nasional   ●   
Penyebab Penurunan Penjualan Daihatsu: Daya Beli Melemah dan Kebijakan Fiskal
Senin 12 Mei 2025, 07:05 WIB
Terios R Deluxe.

JAKARTA — PT Astra Daihatsu Motor (ADM), anak usaha dari PT Astra International Tbk. (ASII), masih menempati posisi kedua dalam daftar merek mobil terlaris di Indonesia sepanjang Januari–April 2025, di bawah Toyota. Pencapaian ini didukung oleh sejumlah model andalan seperti Daihatsu Sigra, Gran Max, hingga Terios.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan ritel Daihatsu dari diler ke konsumen tercatat sebanyak 46.718 unit dalam empat bulan pertama 2025. Namun demikian, angka tersebut menunjukkan tren penurunan dibanding periode yang sama tahun lalu.

Marketing & Customer Relations Division Head Astra International Daihatsu Sales Operation, Tri Mulyono, mengatakan industri otomotif saat ini tengah menghadapi berbagai tantangan yang memengaruhi kinerja penjualan.

“Meski terjadi penurunan penjualan, kami tetap melihat potensi pertumbuhan pasar otomotif di masa mendatang,” ujar Tri, dikutip Sabtu (10/5/2025).

Penjualan ritel Daihatsu pada April 2025 tercatat turun 25,2% dibanding Maret 2025, yakni dari 13.111 unit menjadi 9.801 unit.

Tri mengungkapkan sejumlah faktor penyebab penurunan antara lain melemahnya daya beli masyarakat, kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12%, kebijakan pungutan opsen, kenaikan suku bunga, serta meningkatnya pembiayaan berisiko atau non-performing financing (NPF).

Daihatsu Sigra menjadi kontributor utama penjualan dengan porsi 32%, disusul Gran Max Pick Up 26%, Terios 12%, dan Ayla 11%. Sementara itu, model-model lain seperti Gran Max Minibus (9%), Xenia (5%), Rocky (3%), Luxio (2%), dan Sirion (0,1%) memberikan kontribusi lebih kecil.

“Untuk menjawab tantangan pasar, kami akan menghadirkan produk yang sesuai kebutuhan konsumen, baik dalam skema pembelian kredit maupun tunai. Ditambah dengan program penjualan menarik dan layanan purnajual yang luas, kami optimistis mampu mempertahankan pangsa pasar tahun ini,” kata Tri.

Secara keseluruhan, Gaikindo mencatat total penjualan mobil nasional secara wholesales (dari pabrikan ke diler) sepanjang Januari–April 2025 mencapai 256.368 unit, turun 2,9% dibanding periode yang sama tahun lalu. Penjualan ritel juga turun 7,7% menjadi 267.514 unit dari sebelumnya 289.917 unit, seperti yang dilansir dari bisnis.(*)




Editor :
Kategori : Ekonomi
Untuk saran dan pemberian informasi kepada situsnews.com, silakan kontak ke email: redaksi situsnews.com
Berita Pilihan
Selasa 03 Februari 2026
Bukan Sekadar Mental, Stres Keuangan Berdampak Serius pada Jantung

Jumat 30 Januari 2026
PGN Fokus Midstream, Jargas dan DME Jadi Andalan Ketahanan Energi

Rabu 28 Januari 2026
ICMI Pekanbaru dan DT Peduli Sepakati Kerja Sama Penguatan SDM Umat

Senin 26 Januari 2026
Jaecoo Hadirkan Dealer 3S Berstandar Global di Pekanbaru

Jumat 23 Januari 2026
Penertiban PKL Rohil Dinilai Tebang Pilih: Kedai Kopi Besar, Makan Badan Jalan Malah Dibiarkan

Jumat 16 Januari 2026
Kemah Budaya Wartawan HPN 2026 Digelar di Baduy, PWI Tekankan Penghormatan Adat

Selasa 13 Januari 2026
Rahasia Awet Muda Tanpa Skincare Mahal, Ini Kebiasaan Sehari-hari yang Jarang Disadari

Rabu 07 Januari 2026
Rekomendasi Paket Internet Telkomsel Murah untuk Sebulan, Mulai Rp30 Ribuan

Senin 29 Desember 2025
Upah Minimum Riau 2026 Ditetapkan, Ini Daftar UMK Kabupaten/Kota

Sabtu 27 Desember 2025
Tren Carnivore Diet Makin Populer, Pakar Ungkap Risiko di Balik Klaim Manfaat

Copyrights © 2025 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top