Kamis, 22 Oktober 2026

Breaking News

  • Polsek Senapelan Pastikan Stok Sembako Aman, Harga Tetap Stabil   ●   
  • Kabar Baik! DP Kredit Rumah dan Kendaraan 0 Persen Diperpanjang hingga 2027   ●   
  • Jangan Iri dengan Rezeki Orang Lain, Setiap Hamba Punya Takdirnya   ●   
  • Razia Sarang Narkoba Panger, Polda Riau Hancurkan Gubuk Transaksi Sabu   ●   
  • Mitsubishi Pajero Terbaru Dibanderol Rp1,06 Miliar, Ini Bedanya dengan Pajero Sport   ●   
Faskes Milik Pemerintah Kurang, DPRD Riau: Mau Operasi Antre Berbulan-bulan
Jumat 24 Maret 2023, 08:24 WIB

PEKANBARU - Fasilitas Kesehatan (Faskes) milik pemerintah masih jauh dari cukup. Jumlah Faskes yang ada tidak sesuai dan tidak sanggup melayani jumlah pasien.

Ketua Fraksi PKS Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau Markarius Anwar meminta Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Riau agar bisa memperhitungkan kebutuhan Fasilitas kesehatan (Faskes).

Ia mencontohkan, ada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad, tapi tidak sanggup melayani jumlah pasien yang begitu banyak. Kata dia, Bappeda seharusnya turut mencatat kebutuhan faskes di Riau agar bisa dilakukan perencanaan pembangunan.

''Kita akui Faskes milik pemerintah masih terbatas. Di RSUD kalau mau operasi, itu antre sampai berbulan-bulan karena ruang operasinya terbatas, tenaganya terbatas. Rawat inapnya juga. Ada pasien berhari-hari di IGD. IGD itukan perawatan sementara. Karena antre tadi, terpaksa dirawat di IGD,'' kata Markarius, Kamis (23/03/2023).

Lanjut dia, RSUD Arifin Achmad sendiri merupakan rumah sakit tipe A yang merupakan tempat rujukan akhir pasien dari seluruh rumah sakit yang ada di Riau. Jadi, sangat wajar jika masih banyak pasien yang harus antre, ketika harus mendapat tindakan medis di RSUD Arifin Achmad.

Selain menambah jumlah kamar serta ruang operasi, Markarius juga menyarankan agar pemprov menambah jumlah RSUD tipe A, seperti RSUD Arifin Achmad.

''Artinya ini jadi bahan perencanaan dari Bapeda. Berapa pasien tersedia. Rasionya kan ada. Kalau ndak anggota dewan yang sampaikan ke RSUD, enggak di operasi itu pasiennya. Kalau saya jadi gubernur, saya bangun RS tipe A satu lagi,'' kata dia.

Persoalan penambahan Faskes di Riau, khususnya pada RSUD Arifin Achmad memang sudah sangat dibutuhkan. Sebab, di kabupaten/kota, hanya ada RSUD dengan tipe B dan C.

''RSUD Arifin Achmad itu rujukan terakhir. Kalau enggak bisa di sana, mungkin keluar (provinsi) lagi. Seperti RS Harapan Kita yang itu memang spesifik untuk penyakit jantung,'' jelasnya.(clc)




Editor : Tim
Kategori : DPRD Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Rabu 21 Oktober 2026
Mitsubishi Pajero Terbaru Dibanderol Rp1,06 Miliar, Ini Bedanya dengan Pajero Sport

Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top