Minggu, 6 September 2026

Breaking News

  • Kualitas Udara Pekanbaru Masih Tidak Sehat, PM2.5 Capai 79,2 µg   ●   
  • Kualitas Udara Terpantau Tidak Sehat, Dinas Kesehatan berikan Masker Gratis Kepada Masyarakat.   ●   
  • Bupati Siak Tetap Kendalikan Karhutla dari Jakarta, Seluruh Kecamatan Dilaporkan Terpapar Asap.   ●   
  • Kebakaran TPA Putri Cempo Solo Membesar, Dua Helikopter Water Bombing Dikerahkan   ●   
  • Gunung Anak Krakatau Erupsi, Abu Vulkanik Ganggu Penerbangan dan Aktivitas Warga   ●   
Faskes Milik Pemerintah Kurang, DPRD Riau: Mau Operasi Antre Berbulan-bulan
Jumat 24 Maret 2023, 08:24 WIB

PEKANBARU - Fasilitas Kesehatan (Faskes) milik pemerintah masih jauh dari cukup. Jumlah Faskes yang ada tidak sesuai dan tidak sanggup melayani jumlah pasien.

Ketua Fraksi PKS Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau Markarius Anwar meminta Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Riau agar bisa memperhitungkan kebutuhan Fasilitas kesehatan (Faskes).

Ia mencontohkan, ada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad, tapi tidak sanggup melayani jumlah pasien yang begitu banyak. Kata dia, Bappeda seharusnya turut mencatat kebutuhan faskes di Riau agar bisa dilakukan perencanaan pembangunan.

''Kita akui Faskes milik pemerintah masih terbatas. Di RSUD kalau mau operasi, itu antre sampai berbulan-bulan karena ruang operasinya terbatas, tenaganya terbatas. Rawat inapnya juga. Ada pasien berhari-hari di IGD. IGD itukan perawatan sementara. Karena antre tadi, terpaksa dirawat di IGD,'' kata Markarius, Kamis (23/03/2023).

Lanjut dia, RSUD Arifin Achmad sendiri merupakan rumah sakit tipe A yang merupakan tempat rujukan akhir pasien dari seluruh rumah sakit yang ada di Riau. Jadi, sangat wajar jika masih banyak pasien yang harus antre, ketika harus mendapat tindakan medis di RSUD Arifin Achmad.

Selain menambah jumlah kamar serta ruang operasi, Markarius juga menyarankan agar pemprov menambah jumlah RSUD tipe A, seperti RSUD Arifin Achmad.

''Artinya ini jadi bahan perencanaan dari Bapeda. Berapa pasien tersedia. Rasionya kan ada. Kalau ndak anggota dewan yang sampaikan ke RSUD, enggak di operasi itu pasiennya. Kalau saya jadi gubernur, saya bangun RS tipe A satu lagi,'' kata dia.

Persoalan penambahan Faskes di Riau, khususnya pada RSUD Arifin Achmad memang sudah sangat dibutuhkan. Sebab, di kabupaten/kota, hanya ada RSUD dengan tipe B dan C.

''RSUD Arifin Achmad itu rujukan terakhir. Kalau enggak bisa di sana, mungkin keluar (provinsi) lagi. Seperti RS Harapan Kita yang itu memang spesifik untuk penyakit jantung,'' jelasnya.(clc)




Editor : Tim
Kategori : DPRD Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top