Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
  • Hari Pelanggan Nasional 2026, BRK Syariah Sudirman Apresiasi Nasabah   ●   
  • Empat Tahun Jadi Bank Syariah, BRK Syariah Hadapi Tantangan Perluasan Bisnis   ●   
Kisah Film Ulama Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari Insprasi Kaum Muda
Selasa 27 Desember 2022, 00:27 WIB

Jakarta,Situsnews.com-Berkat dukungan, perhatian dan keinginan memajukan perfilman di Kalimantan selatan, Badan Pengurus Yayasan Pusat Perfilman H. Usmar Ismail (YPPHUI), memberikan penghargaan 'Citra Wicaksana' pada Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, Senin (26/12/2022) di Sinema Hall, Gedung pusat Perfilman H. Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta.

Terinspirasi Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, tokoh ulama multi disiplin dari tanah Banjar, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, memfilmkan jejak kehidupan beliau dalam sebuah film berjudul 'Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari' (Matahari dari Bumi Banjar).

Untuk memperkuat karakter tokoh dalam film, PT. Expressa Pariwara Media Production yang diberikan kepercayaan menggarap film ini, melibatkan aktor Billy Boedjanger, Asrul Dahlan serta Afrizal Anoda. Selain itu, juga melibatkan putra-putri Kalimantan Selatan diantaranya, siswa sekolah Perfilman SMKN 2 dan SMKN 3 Banjarmasi, Yadi Muryadi, M. Syahriel dan Paman Birin (Dr. H. Sahbirin Noor, S.sos, M. H., Gubernur Kalimantan Selatan) beserta ASN jajaran instansi Kalimantan Selatan.

"Pemerintah Provisi Kalimantan Selatan dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, memilih mengangkat kisah Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari seorang tokoh ulama multi disiplin dari Tanah Banjar diangkat ke sebuah film, karena dengan ke dalaman Ilmu agama, ilmu pengetahuannya yang mencakup aturan-aturan Fiqih, pengajaran ilmu Tasawuf, serta mampu memperkuat keagamaan di Kesultanan Banjar," ujar Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor usai mendapat penghargaan 'Citra Wicaksana' dari Badan Pengurus Yayasan Pusat Perfilman H. Usmar Ismail (YPPHUI), Senin (26/12/2022) di Sinema Hall, Gedung pusat Perfilman H. Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta.

Film Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, menampilkan gambaran tentang pemikiran Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari kepada generasi muda yang dalam sejarahnya mampu memperkuat keagamaan Kesultanan Banjar dan kerajaan-kerajaan Islam, beliau juga tercatat dalam sejarah sebagai penggaggas Mahkamah Syar’iyah yang menjadi cikal bakal Pengadilan Agama di Indonesia.

"Kitab Sabilal Muhtadin karya masyur beliau memuat aturan-aturan Fiqh sebagai dasar hukum Islam yang berlaku di Kesultanan Banjar dan kerajaan-kerajaan Islam di sekitarnya. Sehingga tercatat dalam sejarah, Syekh Muhammad Arsyad adalah pencetus terbentuknya Mahkamah Syar’iyah yang kemudian menjadi cikal bakal Pengadilan Agama saat ini di Indonesia," terang Gubernur Kalimantan Selatan ini.

Film feature Panjang Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari ini, sesuai permintaan khusus dari keturunan Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, maka sosok beliau tidak ditampilkan dalam Film Biopic Islamic ini.

Gaya perfilman Jean Luc Godard, seorang Sineas Perancis Swiss menjadi referensi Sutradara dalam menggambarkan adegan film melalui Point of View Sang Tokoh Utama.

Keahlian ilmu astronomi atau ilmu falak Syekh Arsyad saat memindahkan lokasi kiblat di salahsatu masjid di Batavia serta mengukur kedalaman laut menjadi point penting dalam film layar lebar biopic yang menggambarkan jejak rekam sejarah ilmu pengetahuan yang dimiliki Syekh Arsyad di luar ilmu keagamaan yang dikuasainya.

"Film ini diharapkan mampu memberikan gambaran kiprah Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari di Bumi Banjar bagi generasi muda Kalimantan Selatan, sehingga lebih mengenal dan mencintai sosok ulama Banjar tersebut, sebagai tokoh panutan yang mampu menjadi penyemangat generasi penerus untuk mengikuti jejaknya sebagai ulama, pemikir-pemikir maupun Problem Solver di bidang keagamaan maupun Ilmu pengetahuan umum," ujar Sahbirin Noor.

Film yang diproduksi PT. Expressa Pariwara Media Film ini, dibuat lebih kurang 2 bulan dan memakan biaya hingga 4 Milyar lewwat tangan apik Sutradara, Ensadi Joko Santoso, Zulkifli Anwar. Ada pun penulis skenario, Irfan Wijaya dan sebagai Produser, Chandra Purnama Restu dan Co-Producer Wayan Aria Teja.

Untuk memperkaya naskah, proses riset dilakukan melalui pengumpulan data literasi maupun keterangan lisan serta pembahasan materi film melalui focus group discussion (FGD) antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, akademisi dari berbagai disiplin ilmu, Zuriyat dari Syekh Arsyad yang diadakan sebanyak tiga kali guna mendapatkan informasi seakurat mungkin.

Dalam acara Nonton Bareng yang diadakan pada 26 Desember 2022 di Sinema Hall Pusat Perfilman Haji Umar Ismail, hadir Gubernur Kalimantan Selatan Dr. H. Sahbirin Noor, S.sos, M. H., yang sekaligus menerima penghargaan Citra Wicaksana dari Ketua Yayasan Pusat Perfilman H. Usmar Ismail, atas dukungan Gubernur terhadap pemajuan perfilman di Kalimantan Selatan.

Hadir pula dalam kegiatan Nobar tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Ketua Umum Badan Perfilman Indonesia (BPI), Para pimpinan organisasi profesi perfilman, para sineas dan pecinta film dari Komunitas Pecinta Film Indonesia (KCFI). (sep)

 




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top