Rabu, 4 Februari 2026

Breaking News

  • Bukan Sekadar Mental, Stres Keuangan Berdampak Serius pada Jantung   ●   
  • PGN Fokus Midstream, Jargas dan DME Jadi Andalan Ketahanan Energi   ●   
  • Jalur Lembah Anai Rawan Longsor, Pemerintah Rancang Tol Sicincin-Bukittinggi   ●   
  • ICMI Pekanbaru dan DT Peduli Sepakati Kerja Sama Penguatan SDM Umat   ●   
  • PHR Perkuat Inovasi Migas, Sumbang 26 Persen Produksi Minyak Nasional   ●   
Ini Kisah Iman Taufiq Pegawai Bank Alih Profesi Jadi Tukang Potong Rambut
Jumat 16 Desember 2022, 10:31 WIB

Jakarta,Situsnews.com-Memperolah rezeki tidak harus sebagai karyawan di salahsatu perusahaan. Salahsatunya, Iman Taufiq Djayadiningrat. Pekerjaannya di dunia perbankan yang banyak didambakan pencari kerja, ditinggalkannya. Iman memilih meninggalkan pekerjaannya tersebut dan banting setir menjadi tukang cukur rambut.

“Pada tahun 2015 saya memiliki usaha jasa potong rambut di rumah. Awalnya hanya sebagai kerja sampingan saja, untuk menambah pemasukan. Bermodalkan sisir dan gunting, saya buka jasa potong rambut sepulang saya kerja,” tutur Iman saat ditemui di Jakarta, Selasa (13/12/22).

Iman mengungkapkan ide usaha tersebut berawal dari hobinya yang sedari kecil memang kerap bergonta ganti model rambut. Hingga akhirnya ia mencoba belajar otodidak dari platform video online mengenai cara memotong rambut.

Foto: Istimewa

Iman akhirnya memulai karir tukang cukurnya di rumah. Namun sayangnya saat itu jasa potong rambut yang ditawarkan Iman kurang diminati. Meski demikian Iman mengaku saat itu ia tidak menyerah begitu saja. Ia mencoba peruntungan dengan menjemput bola dengan melakukan home service dari rumah ke rumah, dan ia pun mencoba berbagai teknik marketing yang dapat terpikirkan. 

Akhirnya Iman mentransformasi bisnis cukurnya melalui sosial media. Iman mempunyai caranya sendiri yang berbeda yaitu memamerkan hasil cukuranya di sosial media, saat mana Barbershop lain berlomba-lomba memamerkan keindahan interior tempat di sosial media. Hasilnya, bisnis cukurnya semakin dikenal orang-orang dan pelanggan yang berdatangan jumlahnya semakin banyak dan beragam dari mulai publik figur, pengusaha, dan lain lain.

Akhirnya pada tahun 2017 tepatnya bulan Agustus Iman memberanikan diri untuk memperbesar bisnis cukurnya dan membuka Hairnerds Studio, sebuah barber dan salon. Tak lama, Iman memutuskan untuk fokus pada bisnisnya dengan keluar dari pekerjaannya di dunia perbankan pada tahun 2020.

Pandemi Covid-19 Menerjang

Sayangnya, tantangan tidak berhenti begitu saja. Tahun 2020 dunia dilanda wabah covid-19 termasuk Indonesia. Tentu saja wabah ini berdampak bagi bisnis potong rambut yang dibangun oleh Iman, yang mengharuskan tempat cukurnya tutup untuk sementara waktu.

Namun Iman tidak berdiam diri. Dia mencoba membuat video pendek tentang edukasi, tips and trik, yang berhubungan dengan rambut dan mengunggahnya di Platform media sosial , dengan harapan setelah wabah covid-19 mereda banyak customer yang datang ke tempat cukurnya dan lebih banyak dikenal lagi oleh lapisan masyarakat.

Foto: Istimewa

Walaupun sampai sekarang Hairnerds Studio telah menjadi salah satu barbershop dan salon yang cukup dikenal masyarakat di Indonesia dan mempunyai 3 cabang, Iman tidak berpuas diri. Iman pergi ke Eropa untuk menimba ilmu mengenai dunia rambut lebih jauh lagi dan mempelajari culture rambut di luar negeri. Ilmu yang didapatkan Iman selama perjalanan di Eropa sangat berdampak baik dan merubah pandangannya terhadap memotong rambut.

Kini, Hairnerds Studio memiliki berbagai layanan mulai dari men’s haircut dan women’s haircut, hot towel shaving, hair basic colour, hair fashion colour, hair smoothing, hair curly hingga dreadlock (gimbal). Menariknya Iman mematok tarif tinggi, tidak seperti tempat cukur yang biasa dikenal masyarakat, Iman memasang harga mulai dari Rp150.000.

Rahasia keberhasilan Iman selain ketekunan dan kerja keras rupanya juga diperlukan strategi untuk membangun engagement yang baik dengan pelanggan. Terutama mengenalkan siapa Hairnerds Studio melalui media sosial. Semua pencapaian, ilmu, dan pengalaman yang Iman jalani sampai saat ini juga terdorong oleh keinginan kuatnya agar pekerjaan tukang cukur tidak lagi dianggap sebuah pekerjaan yang rendah, namun menjadi pekerjaan yang dihargai di Indonesia bahkan sampai suatu saat nanti pekerjaan tukang cukur bisa menjadi cita-cita anak sekolah.(pri)

 

 




Editor :
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada situsnews.com, silakan kontak ke email: redaksi situsnews.com
Berita Pilihan
Selasa 03 Februari 2026
Bukan Sekadar Mental, Stres Keuangan Berdampak Serius pada Jantung

Jumat 30 Januari 2026
PGN Fokus Midstream, Jargas dan DME Jadi Andalan Ketahanan Energi

Rabu 28 Januari 2026
ICMI Pekanbaru dan DT Peduli Sepakati Kerja Sama Penguatan SDM Umat

Senin 26 Januari 2026
Jaecoo Hadirkan Dealer 3S Berstandar Global di Pekanbaru

Jumat 23 Januari 2026
Penertiban PKL Rohil Dinilai Tebang Pilih: Kedai Kopi Besar, Makan Badan Jalan Malah Dibiarkan

Jumat 16 Januari 2026
Kemah Budaya Wartawan HPN 2026 Digelar di Baduy, PWI Tekankan Penghormatan Adat

Selasa 13 Januari 2026
Rahasia Awet Muda Tanpa Skincare Mahal, Ini Kebiasaan Sehari-hari yang Jarang Disadari

Rabu 07 Januari 2026
Rekomendasi Paket Internet Telkomsel Murah untuk Sebulan, Mulai Rp30 Ribuan

Senin 29 Desember 2025
Upah Minimum Riau 2026 Ditetapkan, Ini Daftar UMK Kabupaten/Kota

Sabtu 27 Desember 2025
Tren Carnivore Diet Makin Populer, Pakar Ungkap Risiko di Balik Klaim Manfaat

Copyrights © 2025 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top