Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
  • Hari Pelanggan Nasional 2026, BRK Syariah Sudirman Apresiasi Nasabah   ●   
  • Empat Tahun Jadi Bank Syariah, BRK Syariah Hadapi Tantangan Perluasan Bisnis   ●   
Gubernur Syamsuar Ungkap Alasan Harga Cabai Merah Fluktuatif di Riau
Selasa 13 September 2022, 09:03 WIB
Gubernur Syamsuar

PEKANBARU - Gubernur Riau, Syamsuar, mengatakan kebutuhan cabai merah di daerahnya cukup tinggi. Setiap tahun menurut Syamsuar, Riau kekurangan 15.096 ton cabai.

"Tercatat kebutuhan cabai merah untuk Riau sekitar 29.193 Ton (tingkat konsumsi 4,53 Kg/Kapita/Tahun), sementara produksi tahun 2021, 14.097 Ton dengan luas panen 1.555 Ha," kata Syamsuar, Senin (12/9).

Ia menjelaskan rata-rata produktivitas cabai di Riau adalah 8,4 ton per hektar. Sehingga terdapat kekurangan sebesar 15.096 Ton atau 51,71 persen.

Kekurangan inilah yang dipenuhi dari provinsi tetangga seperti Sumatera Barat, Sumatera Utara, Lampung, dan Jawa.

"Hal ini menyebabkan harga cabai berfluktuasi, tergantung dari harga di tingkat petani, ditambah dengan margin pemasaran hingga cabai sampai di tangan konsumen masyarakat Riau," ucap Syamsuar, seperti yang dilansir dari republika.

Dalam rangka mendukung kestabilan harga serta persediaan cabai dan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat Riau terhadap pangan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menurut Syamsuar melalui Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau dan Perangkat Daerah terkait secara bertahap membagikan bibit cabai untuk masyarakat Riau.

Pembagian bibit cabai untuk masyarakat ini dilakukan secara bertahap di seluruh Kabupaten/Kota dengan prioritas terutama di wilayah inflasi yang tinggi, yaitu Kota Pekanbaru, Kota Dumai dan Kabupaten Indragiri Hilir.

Pembagian bibit cabai secara gratis ini merupakan salah satu upaya menyiapkan logistik hortikultura strategis untuk mengendalikan inflasi, karena tingginya harga cabai. (*)




Editor : Tim
Kategori : Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top