13 Pejabat Kementan Dicopot karena Judi Online, Deposit Disebut Capai Rp200 Juta
Senin 31 Agustus 2026, 17:59 WIB
13 Pejabat Kementan Dicopot karena Judi Online

 

JAKARTA – Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengambil langkah tegas terhadap aparatur di lingkungan Kementerian Pertanian yang terlibat aktivitas judi online. Sebanyak 13 pejabat Kementerian Pertanian (Kementan) dicopot dari jabatannya setelah ditemukan dugaan keterlibatan dalam praktik judi online.

Kebijakan tersebut menjadi salah satu isu nasional yang mendapat perhatian publik pada Senin (31/8/2026).

Informasi mengenai pencopotan 13 pejabat tersebut disampaikan Menteri Pertanian Amran Sulaiman dalam perkembangan penanganan persoalan judi online di lingkungan kementeriannya. Salah satu fakta yang mencuat adalah adanya pejabat yang disebut memiliki deposit judi online hingga sekitar Rp200 juta.

Menteri Pertanian Ambil Tindakan Tegas

Amran menegaskan bahwa keterlibatan pejabat maupun aparatur pemerintah dalam judi online tidak dapat ditoleransi. Langkah pencopotan dilakukan sebagai bentuk penegakan disiplin sekaligus upaya menjaga integritas aparatur negara.

Kasus ini kembali memperlihatkan bahwa praktik judi online masih menjadi persoalan serius di Indonesia. Tidak hanya menyasar masyarakat umum, aktivitas tersebut juga ditemukan di lingkungan aparatur pemerintahan.

Pemerintah dalam beberapa waktu terakhir memang terus meningkatkan upaya pemberantasan judi online karena aktivitas tersebut dinilai dapat menimbulkan persoalan sosial dan ekonomi bagi masyarakat.

Deposit Ratusan Juta Jadi Sorotan

Besarnya nilai deposit yang disebut mencapai sekitar Rp200 juta menjadi salah satu bagian yang paling menyita perhatian dalam kasus tersebut.

Jumlah tersebut menunjukkan bahwa aktivitas judi online dapat melibatkan nilai transaksi yang sangat besar. Pemerintah pun didorong untuk tidak hanya melakukan tindakan administratif, tetapi juga memastikan apabila ditemukan unsur pidana maka kasus tersebut diproses sesuai ketentuan hukum.

Pencopotan pejabat juga menjadi pesan bahwa aparatur pemerintah harus menjadi contoh dalam menjalankan aturan dan menjaga integritas.

Judi Online Masih Menjadi Persoalan Nasional

Kasus di Kementan menambah panjang daftar persoalan judi online yang mencuat di Indonesia.

Peredaran judi online menjadi perhatian pemerintah karena tidak hanya berkaitan dengan persoalan hukum, tetapi juga dapat berdampak terhadap kondisi ekonomi keluarga, utang, produktivitas kerja, hingga persoalan sosial lainnya.

Karena itu, pengawasan terhadap aparatur negara menjadi bagian penting dalam memastikan pemberantasan judi online tidak berhenti pada masyarakat umum.

Publik Tunggu Langkah Berikutnya

Masyarakat kini menunggu langkah lanjutan pemerintah terhadap 13 pejabat yang dicopot tersebut, termasuk apakah terdapat proses pemeriksaan lebih lanjut dan kemungkinan penanganan hukum apabila ditemukan indikasi tindak pidana.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh aparatur pemerintahan agar tidak terlibat dalam aktivitas judi online, baik sebagai pemain maupun dalam bentuk aktivitas lain yang berkaitan dengan jaringan perjudian.

Dengan pencopotan tersebut, pemerintah menunjukkan bahwa aktivitas judi online di lingkungan birokrasi menjadi persoalan serius yang dapat berujung pada sanksi terhadap pejabat yang terbukti melanggar ketentuan.

Sumber: SINDOnews dan Konteks.co.id, perkembangan berita nasional Senin, 31 Agustus 2026.

 




Editor : Tim
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top